Minggu, 23 Maret 2014

Quote for Today

Filsafat Ilmu, Tugas 3

III. ONTOLOGI: HAKIKAT APA YANG DIKAJI

6. METAFISIKA

1. Bagaimana manusia memberikan tafsiran kepada alam petama kali ?

2. Supernaturalisme merupakan lawan dari naturalisme (Materialisme). Jelaskan perbedaan keduanya secara prinsip !

3. Apa beda antara pendapat kaum vitalistik dengan kaum mekanistik !

4. Jelaskan tentang proses pikiran dan kesadaran diri manusia !

5. Bagaimana pendapat aliran monoistik tentang pikiran dan zat bila dibandingkan dengan aliran dualistik ! Jelaskan bedanya !

7. ASUMSI

1. Apakah yang dimaksud dengan determinisme dan bagaimana hubungannya (perbedaannya) dengan pilihan bebas dan probabilistik !

2. Apakah ilmu ingin menghasilkan hukum yang kebenaran mutlak ? Mengapa?

3. Manakah yang lebih utama: Determinisme ataukah pilihan bebas ? jelaskan ?

4. Kompromi apa yang dipakai ilmuwan sebagai landasan ilmu ?

5. Sampai batas apakah ilmu memiliki keabssahan dalam melakukan generalisasi !?

8. PELUANG

1. Apa beda konsultasi ke ahli psikologi dengan ke dukun ? Jelaskan !

2. Apakah peluang itu ? Jelaskan !

3. Apakah fungsi teori-teori keilmuan dalam kehidupan manusia ? Jelaskan?

9. BEBERAPA ASUMSI DALAM ILMU

1. Mengapa ada perbedaan pandangan yang nyata terhadap obyek yang begitu konkret !

2. Jelaskan perbedaan asumsi Newton dan asumsi Einstein tentang zat, gerak, ruang dan waktu !

3. Jelaskan hal-hal yang harus diperhatikan dalam mengembangkan sumsi !

4. Apakah fungsi asumsi dalam analisis keilmuan ?

5. Apakah asumsi itu ?

10. BATAS-BATAS PENJELAJAHAN ILMU

1. Jelaskan batas yang merupakan lingkup penjelajahan ilmu !

2. Apakah yang menjadi karakteristik obyek ontologis ilmu yang membedakan ilmu dari pengetahuan – pengetahuan lainnya ?

3. Mengapa ilmu hanya membatasi dari hal-hal dalam batas pengalaman manusia ?

Filsafat Ilmu Tugas 2

II. DASAR-DASAR PENGETAHUAN

2. PENALARAN

1. Jelaskan 2 hal, mengapa manusia dapat mengembangkan pengetahuan !

2. Apakah semua pengetahuan berasal dari proses penalaran ? Mengapa ?

3. Apakah yang dimaksud dengan :

a. Berfikir

b. Penalaran

c. Pengetahuan

d. Logika

e. intuisi

4. Sebutkan dan jelaskan ciri-ciri penalaran sebagai suatu kegiatan berfikir !

5. Mengapa perasaan dan wahyu tidak termasuk kategori landasan dalam melakukan penalaran !

6. Sebutkan perbedaan antara Rasionalisme dan Empirisme ! Jelaskan !

3. LOGIKA

1. Apa manfaat logika dan penalaran ? Jelaskan !

2. Jelaskan tentang perbedan logika induktif dan logika deduktif !

3. Sebutkan 2 keuntungan dari metode logika induksi ! Jelaskan !

4. Ketepatan penalaran kesimpulan dalam metode deduksi tergantung pada tiga hal. Sebutkan dan jelaskan !

5. Apakah yang dimaksud silogisme ? Jelaskan dan beri contoh !!

4. SUMBER PENGETAHUAN

1. Jelaskan tentang masalah-masalah apa saja yang dihadapi oleh Kaum Rasionalis !

2. Jelaskan tentang maslah-masalah apa saja yang dihadapi oleh Kaum Empirisis !

3. Jelaskan tentang sifat dari intuisi !

4. Jelaskan manfaat dari pengetahuan intuitif !

5. Mengapa wahyu (Agama) dapat dijadikan sebagai sumber pengetahuan !

5. KRITERIA KEBENARAN

1. Jelaskan tentang 3 buah kriteria kebenaran !

2. Apa ukuran atau kriteria kebenaran bagi seorang pragmatis !

3. Mengapa pragmatisme tidak termasuk suatu aliran filsafat !

4. Para ilmuwan bersifat pragmatis. Jelaskan maksudnya !

Filsafat Ilmu, Tugas1

Petunjuk Pengerjaan Tugas

1. Download Format untuk kertas Penulisan Tugas (Download di sini).

2. print-out format tersebut sesuai kebutuhan.

3. Untuk Tugas, bahan yang digunakan adalah buku Filsafat Ilmu, Jujun S. SUmantri.

4. Tugas dikerjakan satu minggu, dan dikumpulan saat kuliah.

5. Kerjakan dengan antusias, semangat dan penuh keingintahuan agar tidak sia-sia.

I. KE ARAH PEMIKIRAN FILSAFAT

I. Ilmu dan Filsafat

1. Sebutkan jenis manusia berdasarkan pengetahuannya dan bagaimana cara agar manusia mendapatkan pengetahuan yang benar ?

2. Sebutkan dan jelaskan Karakteristik Filsafat !

3. Secara Konseptual, Ilmu masih mendasarkan pada norma-norma filsafat. Jelaskan maksudnya !

4. Metode apa yang digunakan manusia untuk menyusun pengetahuannya tentang alam ? Jelaskan !

5. Sebutkan tiga tingkat perkembangan pengetahuan menurut August Comte. Jelaskan !

6. Sebutkan tahap-tahap pertanyaan yang menjadi permasalahan yang dikaji filsafat ! Jelaskan !

7. Logika, etika dan estetika adalah pokok masalah yang dibahas filsafat. Jelaskan satu persatu !

8. Mengapa terdapat pembagian antara ilmu - ilmu alam dan ilmu-ilmu sosial ? Jelaskan !

9. Sebutkan pertanyaan-pertanyaan yang berkaitan dengan kelompok :

a. ontologis

b. epistemologis

c. aksiologis

10. Sebutkan aspek-aspek yang dibahas dalam buku Filsafat ilmu yang anda pegang, tujuan utama penuis dan materi filsafat ilmu yang dibahas !

Kamis, 20 Maret 2014

Untuk Para Kepala MA : Form Supervisi Kepala MA kepada Guru

Assalamualaikum Wr. Wb.

Berikut saya kirimkan Instrumen Supervisi Kepala terhadap Aktivitas Mengajar Guru (Download Di Sini)

Jadwal Supervisi Kepala adalah 19 s.d 29 Maret 2014.

File ini terdiri dari 5 worksheet, yaitu: Akademik, Interview, Rencana Pembelajaran (RP), KBM dan Evaluasi.

Semua File ini diprint-out dan dperbanyak sesuai kebutuhan jumlah Guru.

Bulan April 2014, Saya akan melakukan evaluasi terhadap hasil supervisi Kepala terhadap guru tersebut.

Mohon dipersiapkan Jadwal Supervisi, form penilaian supervisinya dan bukti fisik yang mendukung.

Jika ada hal-hal yang ingin ditanyakan, harap menghubungi saya: mulyawan77@gmail.com.

Terima Kasih.

Minggu, 03 November 2013

Tips 1 Tugas Bahasa Indonesia

SIAPA YANG BISA NGEGOSIP, PASTI BISA MENULIS Mulyawan SN (1) Ya, rumus dasar menulis adalah bercerita atau menggosip. Bila anda suka menggosip, mengkritisi, berkomentar atas suatu kejadian, saat itu sebenarnya Anda sedang menunjukkan bakat sebagai penulis. Kok bisa begitu sederhana? Sebenarnya menulis dan berkomentar (dalam gosip ada komentar) adalah kegiatan yang sama. Kedua aktivitas ini intinya membicarakan sesuatu, mendramatisir masalah, dan mengemas suatu informasi atau pendapat Anda atas sesuatu agar bisa dipahami (bahkan ditertariki) oleh orang lain. Perbedaannya terletak pada media ungkapnya saja; sementara menggosip menggunakan media lisan, menulis menggunakan media tulisan. Bila Anda mau merekam apa yang Anda obrolkan dalam satu hari, lalu Anda merubahnya ke dalam bentuk tulisan (lalu lakukan perbaikan pada beberapa tempat), saat itu Anda sudah dapat menjadi penulis hebat. Akar masalahnya kenapa ada orang yang tak bisa menulis hanya soal kebiasaan saja. Kita lebih terbiasa berbicara dan tidak terbiasa menulis. Sebagai latihan awal, cobalah tips berikut ini: Duduklah dengan santai, ambil kertas dan menulislah tanpa henti selama 10 menit. Anda dapat menulis apa saja yang muncul di benak Anda, mimpi semalam, atau tayangan TV yang Anda sukai. Duduk dan mulailah menulis apa saja yang terpikirkan—apa saja yang merayap turun di lenganmu, melalui ujung jari-jemarimu, ke halaman kertas. Jangan berhenti, paling tidak, selama sepuluh menit. Tuliskan apapun yang terlintas dalam pikiran Anda, bahkan bila ada lintasan pikiran yang berbunyi: “mengapa saya menulis ini?” atau “Tidak terpikir, tidak terpikir, tidak terpikir” atau “apa lagi ya?” terus menulislah, jangan pikirkan isinya, yang penting menulis dalam 10 menit.. Jika Anda sulit mendapatkan topik, Anda dapat mencoba dengan topik ini: • Apa yang Anda lihat hari ini? • Bila Anda jadi Tikus kecil sehari ini, apa yang akan Anda lakukan? TIPS LANJUTAN: Menulislah setiap hari minimal 10-30 menit. Tuliskan apapun yang ada dalam pikiran, atau apapun yang membuat Anda tertarik. Anda mungkin saja kebingungan ketika memilih kalimat pertamanya, untuk itu saya berikan beberapa contoh kalimat pertama yang dapat Anda gunakan pada saat menulis: • Saya melihat sesuatu yang ganjil kemarin…. • Saya belum tahu tentang hal itu, tetapi saya sangat ingin mempelajari… • Hal paling sederhana yang bisa saya lakukan untuk membuat perbedaan di kelas adalah… • Saya senang …. • Saya benci… • Saya takut dengan…. • Bagian terbaik apa yang saya lakukan hari ini adalah.. • Bagian terburuk dari hari ini adalah…. • Saya hebat dalam______, tetapi saya memilih untuk tidak melakukannya karena… • Saya bodoh dalam ____, tetapi saya ingin melakukannya karena…. Untuk Latihan Tips ini 1. mulai hari ini (minggu, 3 November 2013) anda siapkan blog anda. nama blog, adalah nama anda, bukan yang aneh-aneh. Anda harus menulis (bukan meng-copy paste tulisan yang ada). 2. Waktu Anda Menulis dari tgl 3 s.d 10 November 2013 (kelas Karyawan) dan 8-15 November 2013 (untuk kelas reguler). setiap hari selama 8 hari. 3. Yang anda tulis adalah bebas. boleh berkaitan dengan pribadi, sosial atau yang lainnya. 4. Tidak masalah jika anda menulis tidak menggunakan kalimat atau bahasa yang baku. 5. akan dinilai konsistensinya. bukan benar salahnya. 6. Kita akan Cek blog masing-masing pada saat kuliah. 7. selamat mengerjakan.

Senin, 30 April 2012

Soal UTS Sejarah Peradaban Islam Petunjuk: 1. Jawaban harus analitis dan menunjukkan kesesuaian dengan pertanyaan. 2. Jawaban ditulis tangan di kertas folio bergaris, dikumpulkan paling lambat 6 Mei 2012 jam 18.00 WIB (dikirim langsung ke rumah dosen, kolektif dikumpulkan di kosma). 3. Pada akhir jawaban setiap nomor, tuliskan daftar buku yang dikutip (penulisan seperti daftar pustaka). 4. Gunakan teknik pengutipan Running Text. 5. Jawaban akan dianulir bila ternyata kurang lebih sama persis dengan jawaban teman Anda. 6. Bila melewati batas waktu di atas, dianggap tidak mengikuti UTS. Pertanyaan: 1. Jelaskan pengertian sejarah sebagai sebuah kisah, peristiwa, dan sejarah sebagai ilmu ? 2. analisis fungsi Rasul Sebagai pemimpin agama dan kepala negara !! 3. Bagaimana awal terjadinya perang Siffin? Peristiwa apa saja yang terjadi? SIapa saja tokoh yang terlibat dalam Perang Tersebut? Bagaiama dampak atau akibat dari Perang siffin? hikmah apa yang bisa diambil dari kejadian perang siffin tersebut? jelaskan secara rinci... 4. alisis sebab-sebab kemajuan dan kemunduran peradaban pada masa Daulat Umayah di syiria !! 5. analisis peradaban Islam pada masa Daulat Umayah di Spanyol, bagaimana kemajuan dan perkembangan peradabannya dari sisi pemerintahan, seni, budaya, sastra dll !!! 6.analisis faktor-faktor penyebab mundurnya peradaban pada masa Daulat Abbasiyah !!! 7. Perebutan kekuasaan terjadi pada pemerintahan Daulat Abbasiyah. jelaskan peristiwa tersebut dengan sistematis.

Minggu, 29 April 2012

SOAL UJIAN TENGAH SEMESTER GENAP Pengantar Metodologi Penelitian (Take Home) Semester VI PAI Mulyawan S.Nugraha, M.Ag. M.Pd Petunjuk: 1. Jawaban harus analitis dan menunjukkan kesesuaian dengan pertanyaan. 2. Jawaban ditulis tangan di kertas folio bergaris, dikumpulkan paling lambat 6 Mei 2012 jam 18.00 WIB (dikirim langsung ke rumah dosen). 3. Pada akhir jawaban setiap nomor, tuliskan daftar buku yang dikutip (penulisan seperti daftar pustaka). 4. Gunakan teknik pengutipan Running Text. 5. Jawaban akan dianulir bila ternyata kurang lebih sama persis dengan jawaban teman Anda. 6. Bila melewati batas waktu di atas, dianggap tidak mengikuti UTS. Soal: 1. Tuliskan 4 buah pengertian tentang Metodologi Penelitian, kemudian simpulkan definisinya menurut anda 2. Sebutkan beberapa alasan manusia mengadakan penelitian!! 3. Apakah yang dimaksud dengan masalah? Berikan contohnya. 4. Dalam penelitian, diawali dengan adanya masalah yang akan diteliti. Jeleskan kriteria masalah dalam penelitian 5. Apakah yang dimaksud variabel dalam penelitian? Jelaskan dengan contoh. 6. Variabel itu harus operasional. Karena variabel berkaitan dengan skala yang digunakan. Apa maksudnya dan berikan contohnya? 7. Apa perbedaan antara teori, proposisi, dan konsep? Jelaskan! 8. Penelitian selalu dikendalikan oleh hipotesis-hipotesis sebagai jawaban sementara atas pertanyaan penelitian. Kemukakan 10 tahap yang harus dilalui secara sistematis dalam suatu penelitian empiris, dan jelaskan! 9. Jelaskan pengertian-pengertian konsep di bawah ini. a. Ilmu b. teori c. empiris d. logis e. masalah f. fenomena g. Responden h. Populasi i. Sampel j. Penelitian deskriptif k. Hipotesis l. Data m. Fakta n. Analisis o. Instrumen p. Observasi q. Survey r. Studi pendahuluan

Rabu, 11 Januari 2012

lanjutan, sebagai berikut:
1. Ika Masrika Model pembelajaran PAI bagi anak-anak Tuna netra (penelitian kualitatif SLB …….(cari SLB tuna netra)
2. Fitry Awalani Perbandingan kinerja guru yang telah disertifikasi dengan yang belum di MTs Yasti Cisaat Kab. SUkabumi
3. Neng Rahmawati Sistem pendidikan keagamaan di SMP Al Azhar 7 Kota Sukabumi
4. Sauban Lubis Model pembelajaran PAI bagi anak-anak Tuna Grahita (penelitian kualitatif SLB …….(cari SLB tuna grahita)
5. Siti Nurhayati Pengaruh Bimbingan Orang Tua pada anak Terhadap Sikap beragama siswa di Sekolah
6. Irfan Supendi Sistem Pendidikan Pesantren dalam mertahankan tradisi salafi di era globalisasi (penelitian kualitatif di Pondok Pesantren Siqoyaturrohmah Kab. Sukabumi)
7. Jauharuddin Luthfi ----
8. Deden Tafsiri Gaya kepemimpinan Kepala sekolah dalam meningkatkan mutu sekolah melalui kegiatan keagamaan di SMP Islam Al Azhar 7 Kota Sukabumi
9. Nurul Latifah Perbandingan Minat belajar Siswa kelas V SDIT Adzkia Cisaat dan SD 10. Azhar Kota Sukabumi pada mata pelajaran PAI
Tika Syamsiah Model Pembelajaran PAI bagi anak Autis (penelitian kualitatif di SDN Cisarua Ciaul Kota Sukabumi)
11. Deuis Model pembelajaran PAI bagi anak-anak di daerah perkebunan (penelitian kualitatif di kompleks perumahan PTPN VIII Goalpara Kab. Sukabumi)
12. Lili Suhendi---pengaruh kemampuan profesional guru dengan aktivitas pembelajaran siswa pada mata pelajaran PAI di SMA Pesantren Unggul Al bayan Cibadak Kab. Sukabumi.

Senin, 09 Januari 2012

Judul Skripsi.

daftar judul,klik disini.

yang belum ada, sms aja nanti di reply.

Rabu, 23 November 2011

Soal UTS Metodologi Penelitian Pendidikan

Petunjuk :
a. Sifat: Take home
b. Bacalah soal dengan teliti dan seksama; dan
c. Kerjakan soal diawali dengan Basmalah dan akhiri dengan Hamdalah;
d. Ditulis di MS Word, Calibri 12, A4 (4-3-3-3), 1 Spasi
e. Setiap jawaban dilengkapi dengan kutipan atau sumber buku. Tulis Referensi yang digunakan di akhir SETIAP NOMOR SOAL.
f. Jawaban sama dengan teman = 0
g. Terakhir dikumpulkan saat 27 November 2011 sambil mengisi daftar hadir UTS.




Soal:
1. Menurut pendapat anda, mengapa guru perlu menguasai metode penelitian? Apa kaitannya dengan unjuk kerja (performance) guru, atau dengan peningkatan mutu pembelajaran?
2. Jelaskan Perbedaan antara konsep mengenai penelitian deskriptif, penelitian Survai, penelitian Kualitatif, Penelitian Kuantitatif, Penelitian Tindakan, Penelitian dan Pengembangan, penelitian Eksperimental berdasarkan:
a. Konsep / pengertian
b. Karakteristik
c. Tujuan
d. Ruang lingkup pembahasan
e. Jenis
f. Kegunaan
g. Langkah-langkah Penelitiannya
h. Langkah-langkah Pengumpulan data
i. Langkah-langkah analisis data

Dibuatkan dalam bentuk matriks atau tabel.

3. Penelitian dapat dilakukan melalui pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Kedua pendekatan itu memiliki perbedaan dalam berbagai aspeknya. Coba anda jelaskan perbedaan tersebut melalui suatu contoh yang menyangkut aspek data, teknik penelitian atau instrumen penelitian, populasi dan sampel atau responden, dan analisis data.
4. Dalam karangan ilmiah termasuk skripsi dan laporan penelitian lainnya, landasan teori menjadi bagian yang tak terpisahkan dan memiliki fungsi khusus. Pada praktiknya, teori memiliki fungsi eksplanasi, deskripsi, prediksi dan kontrol. Tugas anda menjelaskan keempat fungsi teori tersebut dengan benar.
5. Variabel merupakan bagian yang tak terpisahkan dalam penelitian. Tugas anda menjelaskan pengertian variabel, pembagian jenis (beserta penjelasannya), dan contohnya (lebih disukai bila variabel yang dibahas adalah variabel dalam judul rencana ajuan proposal penelitian Anda).

==================================================================================

Jumat, 17 Juni 2011

Soal UAS Pengantar Metlit

untuk Soal UAS Pengantar Melit, Download di sini.

Selasa, 10 Mei 2011

KNPI: Aktivitas Berpacaran Remaja

Di kalangan remaja dalam hal berpacaran, banyak aktivitas “menyerempet bahaya” dilakukannya. Secara plesetan, mereka menggunakan istilah KNPI (Kissing, Necking, Petting, Intercourse) untuk menunjukkan aktivitas seksual dilakukan dengan pasangannya (Sakti, 2006).

Kissing………..

Kissing atau ciuman merupakan salah satu sentuhan yang mengairahkan yang bisa memberi rangsangan, mampu menciptakan kenikmatan yang bervariasi.

Bagi remaja taat beribadah atau yang masih memegang norma agama dan etika sosial, mereka hanya melakukan aktivitas ciuman bibir dan untuk jenis ini, banyak kalangan menyebut masih dalam tahap kewajaran. Tidak mengandung resiko membahayakan, misal kehamilan (Gogozally, dan Karim, 2007).

Necking……..

Dalam tahap ini sepasang remaja dimabuk asmara memasuki tahap lebih berbahaya dari pada berciuman, juga melakukan aktivitas pelukan-pelukan erotis, disertai meraba-raba di wilayah sensitive. Dalam tahap ini terkadang mereka mulai berani membuka baju khusus bagian atas dan mempermainkan anggota tubuh lawan jenisnya. Sekalipun aktivitas ini tidak akan menimbulkan kehamilan, namun sementara kalangan menilai tindakan ini sudah melebihi batas kesopanan maupun norma agama (Sakti, 2006).

Petting…………

Gaya pacaran tahap ini sudah sampai pada tahap yang berbahaya karena dimungkinkan keduanya telah sama-sama telanjang, melakukan aktivitas tubuh, hanya saja tidak sampai pada tahap hubungan kelamin. Hanya saling menggesek-gesekkan alat vital mereka hingga salah satu dari mereka atau bisa juga keduanya, mencapai klimaks. Namun tidak sampai menumpahkan sperma di dalam liang vagina. Teknik ini dilakukan semata-mata untuk menghindari kehamilan tak diharapkan (Sakti, 2006).

Intercourse…………

Yakni kontak hubungan kelamin dalam pengertian persetubuhan atau bersanggama. Kontak seksual ini terjadi akibat rembetan tahapan kissing yang begitu nikmat dan menimbulkan penasaran, hingga mereka melakukan necking yang sangat melenakan. Rasa penasaran membuat mereka melakukan dengan takut-takut tapi ingin yakni terjadinya petting. Karena dalam tahap ini ada kenikmatan puncak dengan keluarnya sperma bagi pihak lelaki dan orgasme bagi wanita, maka mereka ingin melakukan hal yang sebenarnya dari peristiwa kontak seksual bersama sanggama. Terjadilah intercourse (Sakti, 2006).


Jamrud, band rock yang pernah ngetop awal tahun 2000-an pernah nulis lagu yang cukup kena dengan situasi di atas. judulnya OTAK KOTOR. ini teksna:

Otak Kotor
oleh: Jamrud

Kepalaku jadi pening lihat gayamu
Selalu mengajak untuk berfikir mesum
Bola mataku pegel karna tak berkedip
Cape' jadinya...
S'pasang tanduk mulai tumbuh di celah rambut
S'pasang kupingku berubah makin lancip
Berdiri salah duduk salah didepanmu
Jadi ngeres sendiri...

Koq nggak mikirin s'bagian tubuh yang menganga
Koq nggak mikirin nafsu lawan bicara
Sementara debar jantungku berantakan
Aku nggak tahan lagi...

# :
Setan nongkrong diotakku
Tapi jangan pergi dulu
(Setan masih diotakku)
(Tunggu jangan pergi dulu)

Reff :
Ya... ya... ya...
Kau masih trus menangis ratapi nasib
Karna baru sadar semuanya t'lah terjadi

Ya... ya... ya...
Dan aku hanya membisu bengong sendiri
Sampai tak tahu harus berbuat apa lagi

Ya... ya... ya...
Dan semua setan tertawa...

Kamis, 21 April 2011

SOAL UTS Pengantar Metlit

SOAL UJIAN TENGAH SEMESTER GENAP
Pengantar Metodologi Penelitian
(Take Home)
Semester VI Reguler A dan BPAI

Mulyawan S.Nugraha, M.Ag. M.Pd


Petunjuk:
1. Jawaban harus analitis dan menunjukkan kesesuaian dengan pertanyaan.
2. Jawaban ditulis tangan di kertas folio bergaris, dikumpulkan paling lambat 28 April 2011 (saat kuliah ).
3. Pada akhir jawaban setiap nomor, tuliskan daftar buku yang dikutip (penulisan seperti daftar pustaka).
4. Gunakan teknik pengutipan Running Text.
5. Jawaban akan dianulir bila ternyata kurang lebih sama persis dengan jawaban teman Anda.
6. Bila melewati batas waktu di atas, dianggap tidak mengikuti UTS.
7. Jangan lupa, identitas dalam lembar jawaban harus lengkap (NAMA,NIM,KELAS,NO HP, Email)

Soal:
1. Tuliskan 6 buah pengertian tentang Metodologi Penelitian (dari berbagai referensi(, kemudian simpulkan definisinya menurut anda !
2. Sebutkan beberapa alasan manusia mengadakan penelitian!!
3. Apakah yang dimaksud dengan masalah? Berikan contohnya.
4. Dalam penelitian, diawali dengan adanya masalah yang akan diteliti. Jeleskan kriteria masalah dalam penelitian.
5. Apakah yang dimaksud variabel dalam penelitian? Jelaskan dengan contoh.
6. Variabel itu harus operasional. Karena variabel berkaitan dengan skala yang digunakan. Apa maksudnya dan berikan contohnya?
7. Apa perbedaan antara teori, proposisi, dan konsep? Jelaskan!
8. Penelitian selalu dikendalikan oleh hipotesis-hipotesis sebagai jawaban sementara atas pertanyaan penelitian. Kemukakan 10 tahap yang harus dilalui secara sistematis dalam suatu penelitian empiris, dan jelaskan!
9. Jelaskan pengertian-pengertian konsep di bawah ini.
a. Ilmu
b. teori
c. empiris
d. logis
e. masalah
f. fenomena
g. Responden
h. Populasi
i. Sampel
j. Penelitian deskriptif
k. Hipotesis
l. Data
m. Fakta
n. Analisis
o. Instrumen
p. Observasi
q. Survey
r. Studi pendahuluan

Sabtu, 29 Januari 2011

LK III HMI Badko Jawa Barat

Hari, Tanggal : Jum'at, 4 Februari 2011
Waktu : Pukul 19.00 WIB s.d selesai
Tempat : Gedung LEC Cicalengka
Acara : LK III Advance Training Badko HMI Jawa Barat
materi : TAUHID DAN NILAI-NILAI SOSIAL

Silabus
Tujuan Pembelajaran Umum
Peserta memiliki kedalaman wawasan serta aplikasi Nilai-nilai Dasar Perjuangan dalam konteks tauhid dan nilai-nilai social

Tujuan Pembelajaran Khusus
1. Peserta dapat memahami serta mengaplikasikan Nilai-nilai Dasar Perjuangan dalam konteks tauhid dan nilai-nilai social
2. Peserta mampu merumuskan gagasan alternatif tentang problematika social

Pokok Bahasan/Sub Pokok Bahasan
1. Pandangan Islam tentang kehidupan berbangsa dan bemegara.
1.2 Perkembangan Pemikiran Islam tentang Konsep Kenegaraan.
2. Islam dan perubahan Sosial.
2.2. Perkembangan pemikiran tentang hubungan agama dan perubahan sosial. 1. Konsep ketauhhidan dalam Islam
2. Relasi tauhid dan nilai-nilai sosial
3. Teori perubahan sosial
4. Perspektif NDP tentang perubahan sosial

Metode:
Ceramah, Diskusi dan Tutorial.
Evaluasi:
Test Subjektif, Test Objektif, Case Study dan Resume.

Sabtu, 04 Desember 2010

Materi TPKI Smt 3 Kelas A dan B

Assalamu'alaikum

Di bawah ini ada 3 (tiga) buah artikel yang sengaja dikutip dari AnneAhira.com. Anda bisa baca profil lengkapnya di web tersebut. sebenarnya masih banyak web-web lain yang serupa. Tapi ini mungkin ada kekhasan yang lain dari yang lain.

Tugas Anda adalah:
1. Membaca Artikel itu dengan seksama dan tuntas.
2. Akan lebih baik, artikel itu anda Copy, dan print out, agar bisa dibawa dan dibaca ke mana-mana.
3. setelah anda membaca artikel-artikel tersebut, coba anda pikirkan, beberapa hal berikut:
a. Apakah isi artikel itu baik atau tidak?
b. Apa sebenarnya yang membuat kita malas menulis, padahal semua orang memiliki jumlah waktu yang sama setiap harinya, 24 jam? (menurut pengalaman anda)
c. Apakah kebiasaan menulis dapat menjadi solusi terhadap persoalan ekonomi yang biasanya menjadi problem utama kehidupan?

4. Kalau Anda Sudah mendapatkan jawabannya, Tuliskanah pikiran-pikiran tersebut menjadi uraian yang cerdas dan cergas dengan kalimat yang lugas dan benar. Tulislah di kertas folio bergasris dan dikumpulkan hari Jum'at, 10 Des 2010 jam 17.00 WIB.

5. Jangan lupa menuliskan Nama, NIM dan Tempat Tanggal lahir di POS Komentar di bawah kolom ini, sebagai bukti anda telah membaca tugas ini....

Selamat Membaca.....



Kaya dari Menulis Buku

Oleh: AnneAhira.com Content Team

Siapa yang tidak mau kaya di dunia ini? Tentu semua orang ingin menjadi kaya dan sukses. Banyak jalan yang bisa ditempuh untuk menjadi kaya. Tetapi hidup akan lebih berarti bila kekayaan kita peroleh secara halal.
Apalagi kekayaan yang kita peroleh juga bisa memberikan kekayaan kepada orang lain. Salah satu cara menjadi kaya dan membuat orang lain kaya adalah menulis buku. Pembaca buku kita akan menjadi kaya ilmu dan pengetahuan dari apa yang kita tulis.
Menulis Tidaklah Sulit
Menulis buku tidaklah sulit, Semua orang pun pasti bisa menulis. Anda bisa menulis apa saja sesuai dengan bidang dan latar belakang Anda. Anda bisa menulis pengalaman, cerita, berbagi ilmu bahkan guyonan pun bisa Anda tulis. Yang penting, jangan mudah putus asa dan tetap semangat. Nikmatilah proses dalam menulis, dan pastinya tidak ada yang sia-sia dari setiap usaha yang Anda lakukan.
Untuk mulai menulis, tentu Anda perlu modal. Anda bisa menulis dengan mesin ketik, atau dengan komputer. Namun jangan kecil hati jika Anda tidak memiliki kedua alat tersebut. Dengan modal secarik kertas dan pensil, Anda juga bisa menghasilkan tulisan-tulisan yang bagus. Yang penting di sini adalah bagaimana Anda memulai langkah awal menjadi seorang penulis.
Langkah Menulis Buku
Beberapa langkah awal yang bisa Anda lakukan tersebut adalah:
• Mulailah sekarang atau tidak sama sekali. Untuk menjadi seorang penulis, perlu komitmen yang kuat. Impian menjadi penulis tidak akan terwujud jika hanya sebatas impian. Mulailah menulis sekarang juga, menulis apa saja. Cara termudah untuk memulai adalah menulislah sesuai dengan apa yang Anda ketahui. Anda bisa juga menceritakan sesuatu yang Anda alami atau Anda lihat dalam tulisan.

• Menulislah setiap hari. Aturlah jadwal untuk menulis setiap hari, baik itu pagi hari, siang, maupun malam sebelum Anda tidur. Dengan membiasakan menulis setiap hari, kemampuan Anda akan terus terasah secara maksimal.

• Mendulang informasi dengan membaca. Menulis tidak akan pernah terlepas dari kegiatan membaca. Dengan membaca tulisan orang lain akan membuka wawasan Anda dan juga kosa kata Anda. Pada akhirnya perbendaharaan kata dan teknik menulis Anda akan semakin sempurna. Sejalan dengan itu, Anda akan semakin dekat dengan tangga kesuksesan.

• Pasang target, capai target tersebut. Langkah berikut yang harus Anda lakukan adalah memiliki target yang jelas. Setelah Anda lancar menulis, cobalah tilik majalah dan buku-buku yang sedang beredar sekarang ini. Ambil salah satu penerbit yang cocok dengan gaya dan isi tulisan Anda. Lalu buatlah target untuk mengirimkan naskah ke penerbit tersebut.

• Jangan putus asa dalam penolakan. Kalau tulisan Anda ditolak penerbit, jangan langsung putus asa. Ingatlah bahwa bukan Anda saja yang menerima penolakan seperti ini. Semua penulis di dunia ini pasti pernah mengalami hal yang sama. Bahkan ada yang sampai menerima ratusan penolakan sebelum akhirnya menjadi penulis terkenal.

Biasanya penerbit akan mengirimkan kembali naskah yang ditolak beserta catatan-catatan penting. Pelajarilah naskah yang ditolak dan catatan penerbit itu. Setelah itu, perbaikilah naskah Anda dan kirim kembali. Kalau Anda tidak yakin, Anda bisa kirimkan ke penerbit lain.
Jika langkah-langkah di atas sudah Anda lakukan, niscaya menulis buku tidaklah sulit. Yang terpenting harus Anda ketahui adalah apa tujuan Anda menulis buku. Menjadi kaya dari menulis buku dimulai dari satu langkah mudah. Ambil pulpen dan kertas, mulailah menulis.


Panduan Menulis Naskah Buku
Oleh: AnneAhira.com Content Team

Produksi buku di Indonesia kalah telak oleh Vietnam. Indonesia, dengan penduduk 225 juta, baru mampu memproduksi buku sekitar 8 ribu per tahun. Akan tetapi, Vietnam yang merdeka pada tahun 1968, sudah mampu memproduksi buku sekitar 15 ribu per tahun. Hebatnya lagi, rasio penduduknya di bawah negara kita, yaitu hanya sekitar 80 juta penduduk. Kondisi tersebut memang sangat mengkhawatirkan.
Karier Menulis
Oleh karena itu, masih sangat terbuka bagi kita jika ingin berkarier menjadi penulis buku. Seorang penulis buku, pada dasarnya harus memiliki kepekaan terhadap keinginan pembaca. Naskah yang ditulis mesti menarik minat pembaca. Menulis adalah aktivitas penuangan ide ke dalam bentuk tulisan. Secara praktis, penulis bekerja menyambungkan beberapa kata hingga membentuk kalimat yang dapat dimengerti pembaca.
Untuk meramaikan dunia perbukuan di Indonesia, alangkah baiknya jika di sini diketengahkan panduan praktis menulis buku. Cara menulis buku yang praktis sangat diperlukan bagi para penulis pemula.
Langkah Menulis Buku
Adapun langkah-langkah yang harus ditempuh untuk menulis buku ialah sebagai berikut.
1. Membuat rencana judul atau tema yang akan diangkat dalam menyusun naskah.
2. Setelah memperoleh tema, susunlah outline buku. Ini sebagai bahan rujukan mengenai arah pembahasan isi buku.
3. Mulailah mencari sumber referensi dari buku, jurnal, pengalaman, dan internet tentang segala yang berkaitan dengan pembahasan isi buku. Tulislah dari bagian satu ke bagian terakhir dari struktur buku.
4. Setelah selesai membuat naskah, print out menjadi sebundel naskah berbentuk hard copy. Lengkapi dengan surat pengantar, sinopsis, potensi pasar, rasionalisasi kenapa buku ini mesti diterbitkan. Jangan lupa menuliskan prolog atau sinopsis naskah yang akan dikirim. Buatlah semenarik mungkin pada sinopsis ini. Karena ketika sinopsisnya menggambarkan isi buku dan ada potensi keuntungan dalam menerbitkan naskah tersebut bagi penerbit.
5. Siapkan juga soft copy-an naskah buku. Ini untuk berjaga-jaga siapa tahu mereka tertarik dan kita akan dihubungi. Sehingga, tinggal kirim via e-mail. Setelah ada keputusan soal diterimanya naskah, kita diwajibkan menandatangani Surat Perjanjian Penerbitan. Surat ini dibuat dan ditandatangani sebagai tanda bahwa penulis dan penerbit bersepakat dalam satu hal.
Jadi, tunggu apa lagi... Selamat berkarya, selamat menulis!



Peluang Menarik Usaha di Rumah dengan Menulis

Oleh: AnneAhira.com Content Team

Anda seorang ibu rumah tangga? Anda ingin menambah penghasilan keluarga tanpa melupakan tugas mendidik anak di rumah? Banyak peluang usaha di rumah yang bisa dimanfaatkan. Mungkin profesi menulis adalah jawabannya. Menulis adalah keterampilan yang bisa dipelajari seperti halnya menjahit atau memasak.
Saat ini bahkan sudah banyak berdiri sekolah-sekolah menulis maupun kursus dan lembaga pelatihan khusus menulis. Nah, menariknya menulis adalah salah satu peluang usaha di rumah yang juga bisa menghasilkan keuntungan cukup lumayan. Dengan hanya bermodalkan komputer dan meluangkan waktu beberapa jam, Anda sudah bisa menghasilkan tulisan.

Manfaat Menulis
Ada beberapa manfaat dan keuntungan yang bisa Anda peroleh selain penghasilan tambahan:
1. Berbagi kebaikan. Anda bisa menginspirasi orang lain dengan tulisan Anda.
2. Banyak teman. Jika tulisan Anda dimuat dan kemudian nama Anda dikenal oleh banyak orang di seluruh pelosok nusantara, tentu akan banyak yang akan berkorespondensi dengan Anda.
3. Awet Muda. Sebuah penelitian dari penulis asal Maroko bahwa dengan menulis akan menghilangkan kerutan-kerutan penuaan di wajah. Wah, hebat bukan?
4. Mencurahkan perasaan dan emosi. Beban-beban Anda akan berkurang dengan menuangkannya dalam bentuk tulisan. Tentu saja ini akan membuat Anda lebih tenang.
Masih banyak lagi manfaat menulis yang bisa Anda rasakan sendiri nanti setelah mencobanya.
Mendapatkan Penghasilan dengan Tulisan
Sebagai salah satu peluang usaha di rumah yang tak kalah menjanjikan, ternyata menulis juga bisa membuat Anda kaya. Berikut beberapa cara yang bisa Anda coba.
1. Menulis Buku. Habiburrahman El-Shirazy dan Andrea Hirata adalah contoh penulis yang kaya dengan menulis novel. Anda pasti juga bisa kaya dengan menulis buku. Jika ada 1 buku dalam 1 bulan yang bisa Anda buat kemudian diterbitkan dan best seller, penghasilan Anda sudah lebih dari cukup untuk menghidupi keluarga dan anak-anak.
2. Menulis di Majalah. Banyak sekali majalah yang terbit tiap bulannya, bahkan terkadang dua minggu sekali. Anda bisa memilih beberapa majalah yang cocok dengan karakter tulisan Anda dan mengirim naskah ke majalah tersebut.
3. Menulis di koran. Ini juga tak kalah menjanjikan. Jika Anda senang membuat cerpen, koran yang terbit di hari minggu biasanya juga memuat cerpen. Honornya lumayan. Bisa sampai 600 ribu.
4. Menulis di website. Anda bisa juga membuat website atau blog dan menulis artikel atau apapun di dalamnya. Dengan mempelajari teknik-teknik penulisan SEO dan bisnis jaringan, tulisan Anda akan banyak diminati dan website Anda akan sering dikunjungi. Anda pun bisa memperoleh tambahan penghasilan dari sini.
5. Mengikuti sayembara kepenulisan. Setiap bulan puluhan sayembara kepenulisan bisa kita dapatkan melalui informasi di situs jejaring sosial maupun web. Anda bisa ikut serta di dalamnya. Jika Anda menjadi juara, tentu akan sangat menyenangkan. Namun, kalaupun Anda kalah, ini akan menjadi sarana Anda untuk terus berlatih menghasilkan tulisan yang berkualitas.
Bagaimana? Menarik bukan peluang usaha di rumah dengan menulis ini? Dengan menulis, waktu-waktu Anda di rumah setelah mengerjakan pekerjaan di rumah menjadi tidak sia-sia. Sambil menjaga anak Anda bermain, Anda bisa tetap terus menulis. Namun bagi Anda yang kebetulan punya pekerjaan tetap, menulis bisa memberikan penghasilan tambahan yang lumayan. Selamat mencoba!

(Jadi, apa yang kau tunggu !!!!!)

Jumat, 03 Desember 2010

Materi Tugas bahasa Indonesia Untuk Semester 1

1. Pertama-tama Download file ini.
2. Bila Anda "cukup" sulit mendownload file tersebut, oba perhatikan, bahwa ada catatan:
*Note: Please Turn Off the Pop-up Blocker To Download the File!

di bawah kolom tempat kotak sandi yang harus diisi.
maka caranya Klik: Tools > Options > Contents > lalu hilangkan centang (v) di bagian Block Pop-up windows. Insya Allah Anda bisa download file tersebut.

3. Baca dengan seksama sampai dengan tuntas file tersebut.
4. File tersebut hanya bisa dibaca di komputer. tidak bisa diprint out.
5. Tugas Anda adalah menuliskan komentar terhadap buku tersebut, baik dari sisi sampul, isi, bahasa, bahasannya dan lain-lain.
6. setelah komentar dari buku tersebut anda harus membuat sebuah Testimoni (Pernyataan Pengakuan) terhadap apa yang akan anda lakukan saat kuliah, sesaat setelah anda membaca buku tersebut.
7. Tugas ini berfungsi ganda. Di samping mengaplikasikan kemampuan menulis Anda (sesuai dengan teori dalam materi Bahasa Indonesia), juga anda membaca buku bagus buat masa depan Anda...
8. Tuliskan Tugas Anda ini di kertas folio bergaris. Tulisan Anda harus jelas, runtut (sistematis), mencerminkan apa yang seharusnya dituliskan (sesuai instruksi tugas).
9. Jangan Lupa untuk menulikan Komentar Anda dengan menuliskan Nama, Tempat Tanggal Lahir. NIM, Alamat Email. No HP. di kolom POS KOMENTAR i bawah ini.. Sebagai ciri bahwa anda telah membaca tugas ini.
10. Tulisan ini dikumpulkan pada hari Rabu, 8 Desember 2010. Dikumpulkan di Kosma.
11. Selamat Bekerja.

Materi UTS Kapita Selekta Pendidikan

1. Untuk Materi UTS Kapita Selekta Pendidikan,
Anda harus mendownload file ini
2. Anda baca Isinya dengan seksama.
3. Tugas Anda memperkaya tulisan di atas, dengan memberikan beberapa penjelasan yang relevan, menjadi sebuah Makalah yang mendalam tentang pembahasan yang dijadikan topik makalah.
4. Perkaya tulisan anda dengan Referensi (70 % Buku, 30 % artikel dari internet).
5. Gunakan aturan penulisan yang benar. Bila Anda belum tahu aturannya, silakan download di sini.
6. Penilaian Makalah yang anda buat, menggunakan aturan ini. download di sini aturan penilaiannya, dan print out. Lampirkan dengan makalah anda di halaman belakang.
7. Tulisan menggunakan huruf Times New Romans ukuran 12, 1,5 spasi, di kertas A4 (3,4,3,3).
8. Penulisannya menggunakan susunan 3 BAB. Pendahuluan, Pembahasan dan Penutup.
Sistematika Penulisan
a.Cover (1 lembar)
b. Kata Pengantar (1 lembar)
c. Daftar Isi (1 lembar)
d. Pendahuluan (4 lembar)
- Latar Belakang Masalah
- Rumusan Masalah
- Tujuan dan Kegunaan Penulisan

e. Pembahasan (15 lembar)
f. Penutup (2 lembar)
- Simpulan
- Saran
g. Daftar Pustaka (1 lembar)
h. Format Penilaian Makalah

9. Dikumpulkan pada hari Ahad, 5 Desember 2010 saat kuliah.
10. Jangan Lupa untuk menuliskan Nama, NIM, dan Tempat Tanggal Lahir (sesuai dengan Ijazah SMA) di kolom Pos Komentar di bawah ini sebagai bukti bahwa Anda telah membaca Tugas UTS Ini.

Selamat Bekerja....

Sabtu, 27 November 2010

Tugas TPKI: Resensi Buku

Tugas TPKI

Tugas Anda adalah sebagai berikut:
1. Download ebook: Nggak Sekedar ngampus. Download di sini.
2. Baca sampai tuntas. Catat hal-hal penting.
3. Berikan komentar anda tentang Buku tersebut.
4. Komentar anda meliputi Isi Buku, penyajian buku, Bahasa yang digunakan penulis, tujuan yang diinginkan penulis dengan buku tersebut, dan hal-hal apa saja yang menurut anda perlu ditambahkan yang tidak ada dalam bahasan buku tersebut.
5. Komentar dan analisis anda, ditulis tangan di kertas folio bergaris, dikumpulkan hari besok ahad, jam 13.30 di kampus Baru STAI Sukabumi.
6. Beri nama, NIM, No HP dan alamat email.
7. Beri keterangan di sudut Kanan Kertas Anda dengan Tulisan: RESENSI BUKU.
8. Jangan Lupa untuk menuliskan Nama, NIM, dan Tempat Tanggal Lahir di kolom Komentar di Bawah ini sebagai bukti bahwa Anda telah membaca Tugas Ini.
selamat bekerja.

Jumat, 19 November 2010

Web Pintar Pencari Data

www.96147.com

Rabu, 10 November 2010

Just for Smile

Syarat Lulus yang Sederhana
by Mulyawan S. Nugraha on Thursday, 07 October 2010 at 15:53

Seorang mahasiswi seksi yang terancam gagal ujian mendatangi kantor dosennya yang masih muda. Dia melirik ke sekililingnya sebentar, menutup pintunya, dan langsung berlutut di hadapan sang dosen sambil memohon.

“Pak Dosen, Saya bersedia melakukan apapun juga agar lulus ujian….”, ujarnya sambil melirik genit.

Lalu sang mahasiswi mendekat ke arah dosennya, menyibakkan rambutnya, menatap matanya penuh arti.

“Kalau Bapak masih belum mengerti maksud saya…” bisiknya,

“Saya bersedia melakukan apapun, apa saja yang Bapak mau…”.

Dosen muda tadi membalas tatapannya, “Apapun?”

“Apapun!”, jawab sang mahasiswi secepatnya.

Suara dosen itu melembut, “Apapun?”

“Apapun….”

Akhirnya Pak dosen berbisik, “Maukah kamu……… belajar?”

Minggu, 07 November 2010

Soal UTS Metodologi Penelitian Pendidikan

Untuk Soal UTS Metodologi Penelitian Pendidikan, silakan klik di sini.

Minggu, 26 September 2010

Tugas TPKI 3

Tugas ke-3 untuk matakuliah TPKI, mengenai BAB II yaitu Pengembangan Paragraf.

Baca Materi di bawah ini dengan seksama.


PARAGRAF

Paragraf adalah bagian karangan yang terdiri atas beberapa kalimat yang berkaitan secara utuh dan padu serta membentuk satu kesatuan pikiran. Terdapat tiga persyaratan agar paragraf menjadi padu yaitu kesatuan dan kelengkapan. Apabila sebuah paragraf itu bukan paragraf deskriptif atau naratif, secara lahiriah unsure paragraph itu berupa :

1. Kalimat topik atau kalimat utama
2. Kalimat pengembang atau kalimat penjelas
3. Kalimat penegas
4. Kalimat, klausa, prosa dan penghubung

Dalam sebuah karangan yang utuh, fungsi utama paragraf yaitu :

1. Untuk menandai pembukaan atau awal ide/gagasan baru
2. Sebagai pengembang lebih lanjut ide sebelumnya
3. Sebagai penegasan terhadap gagasan yang diungkapkan terlebih dahulu

PERSARATAN PARAGRAF YANG BAIK

* Kepaduan paragraf

Agar paragraf menjadi baik, anda harus memperhatikan persyaratannya. Persyaratan paragraf yang baik yaitu adanya kepaduan, kesatuan, dan kelengkapan. Untuk mencapai kepaduan, langkah-langkah yang harus anda tempuh adalah kemampuan merangkai kalimat sehingga bertalian secara logis dan padu

* KESATUAN PARAGRAF

Selain kepaduan, persyaratan penulisan paragraf yang baik adalah prinsip kesatuan. Yang dimaksud dengan kesatuan adalah tiap paragraf hanya mengandung satu pokok pikiran yang diwujudkan dalam kalimat utama. Kalimat utama yang diletakan diawal paragraf dinamakan paragraf deduktif, sedangkan kalimat utama yang diletakan diakhir paragraf induktif.

* KELENGKAPAN PARAGRAF

Sebuah paragraf dikatakan lengkap apabila didalamya terdapat kalimat-kalimat penjelas secara lengkap untuk menunjuk pokok pikiran atau kalimat utama. Ciri-ciri kalimat penjelas yaitu berisi penjelasan berupa rincian, keterangan, contoh dan lain-lain. Selain itu, kalimat penjelas berarti apabila dihubungkan dengan kalimat-kalimat didalam paragraf. Kemudian kalimat penjelas sering memerlukan bantuan kata penghubung antarkalimat maupun kata penghubung antarkalimat.

PENGEMBANGAN PARAGRAF

* CARA PERTENTANGAN

Pengembangan paragraf dengan cara pertentangan biasanya menggunakan ungkapan-ungkapan seperti berbeda dengan, akan tetapi, dan bertolak belakang dari, bertentangan dengan, sedangkan, lain halnya dengan.

* CARA PERBANDINGAN

Pengembangan paragraf dengan cara perbandingan biasanya menggunakan ungkapan seperti serupa dengan, seperti halnya, demikian juga, sama dengan, akan tetapi, sedangkan, sementara itu.

* CARA ANALOGI

Analogi adalah bentuk pengungkapan suatu objek yang dijelaskan dengan objek lain yang memiliki kesamaan atau kemiripan. Kata-kata yang digunakan yaitu ibaratnya, seperti, dan bagaikan.

* CARA CONTOH-CONTOH

Kata seperti, misalnya, contohnya, dan lain-lain adalah ungkapan-ungkapan dalam pengembangan dalam mengembangkan paragraf dengan contoh.

* CARA SEBAB AKIBAT

Pengembangan paragraf dengan cara sebab akibat dilakukan jika menerangkan suatu kejadian, baik dari segi penyebab maupun dari segi akibat. Ungkapan yang digunakan yaitu padahal, akibatnya, oleh karena itu, dan karena.

* CARA DEFINISI

Adalah, yaitu, ialah, merupakan adalah kata-kata yang digunakan dalam mengembangkan paragraf dengan cara definisi.

* CARA KLASIFIKASI

Cara klasifikasi adalah pengembangan paragraf melalui pengelompokan berdasarkan cirri-ciri tertentu. Kata-kata atau ungkapan yang lazim digunakan yaitu dibagi menjadi, digolongkan menjadi, terbagi menjadi, dan mengklasifikasikan.

=============================================================================
PENGEMBANGAN PARAGRAF

1. Pengertian Paragraf

Paragraf mempunyai beberapa pengertian :
a. Paragraf adalah karangan mini yang artinya, semua unsure karangan yang panjang ada dalam paragraf.

b. Paragraf adalah satuan bahasa tulis yang terdiri beberapa kalimat yang tersusun secara runtut, logis, dalam satu kesatuan ide yang tersusun secara lengkap, utuh, dan padu.

c. Paragraf adalah bagian dari suatu karangan yang terdiri dari sejumlah kalimat yang mengungkapkan satuan informasi dengan pikiran utama sebagai pengendalinya dan pikiran penjelas sebagai pendukungnya.

d. Paragraf yang terdiri atas satu kalimat berarti tidak menunjukkan ketuntasan atau kesempurnaan. Sekalipub tidak sempurna, paragraf yang terdiri satu kalimat dapat digunakan. Paragraf satu kalimat ini dapat dipakai sebagai peralihan antarparagraf, sekaligus memperbesar efek dinamika bahasa. Akan tetapi, sebagai kesatuan gagasan menjadi suatu bentuk ide yang utuh dan lengkap, paragraf hendaklah dibangun dengan sekelompok kalimat yang saling berkaitan dan mengembangkan satu gagasan

2. Syarat Paragraf Yang Baik

Paragraf yang baik harus memenuhi syarat kesatuan, kepaduan, ketuntasan, keruntutan, dan konsistensi penggunaan sudut pandang.

2.1. Kesatuan Paragraf ( Kesatuan Pikiran )

Untuk menjamin adanya kesatuan paragraf, setiap paragraf hanya berisi satu pikiran. Paragraf dapat berupa beberapa kalimat. Tetapi, seluruhnya harus merupakan kesatuan, tidak satu kalimatpun yang sumbang, yang tidak mendukung kesatuan paragraf. Jika terdapat kalimat yang sumbang, paragraf akan rusak kesatuannya.


Contoh paragraf tanpa kesatuan pikiran :
( 6 -1 ) 1) Kebebasan berekspresi berdampak pada pengembangan kreativitas baru. 2) Beberapa siswa tingkat SD sampai dengan SMU / SMK berhasil menjuarai olimpiade fisika dan matematika. 3) Walaupun kebutuhan ekonomi masyarakat relatif rendah, beberapa siswa berhasil memenangkan kejuaraan dunia dalam lomba tersebut. 4) Kreativitas baru tersebtu membanggakan kita semua.
Paragraf ( 6 – 1 ) di atasw tanpa kesatuan pikiran. Kalimat 1 sampai dengan 3 mengungkapkan pikiran yang berbeda – beda. Masing – masing tidak membahas satu pikiran yang sama, dan kalimat 4 saja yang menunjukkan adanya hubungan. Akibatnya, paragraf menjadi tidak jelas struktur dan maknanya. Bandingkan dengan paragraf ( 6 – 2 ).

Contoh paragraf dengan kesatuan pikiran :
( 6 – 2 ) 1) Kebebasan berekspresi berdampak pada pengembangan kreativitas baru. 2) Dengan kebebasan ini, para guru dapat dengan leluasa mengajar siswanya sesuai dengan kompetensi siswa dan lingkungannya. 3) Kondisi kebebasan tersebut menjadikan pembelajaran berlangsung secara alami, penuh gairah, dan siswa termotivasi untuk berkembangn. 4) Siswa belajar dalam suasana gembira, aktif, kreatif, dan produktif. 5) Dampak kebebasan ini, setiap saat siswa dapat melakukan berbagai eksperimen dengan menyinergikan bahan ajar di sekolah dan lingkungannya. 6) Kreativitasnya menjadi tidak terbendung.
Paragraf ( 6 – 2 ) dikembangkan dengan kesatuan pikiran. Seluruh kalimat membahas pikiran yang sama yaitu kebebasan berekspresi ( kalimat1 ). Kalimat 2 membahas dampak pikiran pada kalimat 1 siswa dapat belajar dengan basis kompetensinya. Kalimat 3 siswa belajar penuh gairah sebagai dampak pikiran kalimat 2. Kalimat 4 berisi siswa menjadi kreatif sebagai damapk pikiran kalimat 4. Kalimat 5 siswa belajar secara sinergis teori dan praktik sebagai dampak pikiran kalimat 4. Kalimat 6 kreativitas siswa tidak terbendung sebagai dampak pikiran kalimat 5.

2.2. Kepaduan

Paragraf dinyatakan padu jika dibangun dengan kalimat – kalimat yang berhubungan logis. Hubungan pikiran – pikiran yang ada dalam paragraf menghasilkan kejelasan struktur dan makna paragraf. Hubungan kalimat tersebut menghasilkan paragraf menjadi satu padu, utuh, dan, kompak. Kepaduan ini dapat dibangun melalui repetisi ( pengulangan ) kata kunci atau sinonim, kata ganti, kata transisi, dan bentuk parallel.

2.2.1. Pengulangan Kata kunci

Semua kalimat dalam paragraf dihubungkan dengan kata kunci atau sinonimnya. Kata kunci ( sinonimnya ) yang telah disebutkan dalam kalimat pertama diulang pada kalimat kedua, ketiga, keempat, dan seterusnya. Dengan pengulangan itu, paragraf menjadi padu, utuh, dan kompak.
Contoh :
( 1 – 1 ) 1) Budaya merupakan sumber kreativitas baru. 2) Budaya baik yang berupa sistem ideal, sistem social, maupun sistem teknologi, ketiganyan dapat dijadikan sumber kerativitas baru. 3) Budayyang bersumber pada sistem ideal dapat mengarahkan kreativitas konsep – konsep pemikiran filsafat, ilmu pengetahuan, dan lain – lain. 4) Budaya yang bersumber sistem social dapat mengendalikan perilaku social atau masyarakat termasuk para pemimpinnya. 5) Budaya yang bersumber pada sistem teknologi dapat mengendalikan kreativitas baru berdasarkan geografis bangsa, misalnya sebagai Negara pertanian harus memproduksi teknologi pertanian, sebagai Negara kelautan harus mengembangkan teknologi kelautan, dan sebagainya. 6) Sinergi dari ketiga sistem Budaya dapat menghasilkan kreativitas yang lebih sempurna. 7) Misalnya, produk pertanian yang sesuai dengan tuntutan masyarakat, kondisi alam, dan daya pikir masyarakat akan menghasilkan Budaya yang lebih disukai.
Kata kunci paragraf di atas yaitu Budaya. Kata ini diulang pada setiap kalimat. Dalam paragraf kata kunci berfungsi untuk mengikat makna sehingga menghasilkan paragraf yang jelas makna dan strukturnya.

2.2.2.Kata Ganti

Kepaduan dapat dijalin dengan kata ganti, pronominal, atau padanan. Sebuah kata yang telah disebutkan pada kalimat pertama ( terdahulu ) dapat disebutkan kembali pada kalimat berikutnya dengan kata gantinya. Kata ganti ( padanan ) dapat pula menggantikan kalimat, paragraf, dan dapat pula menggantikan bab.

Misalnya :
(1) Kata ganti :
pengusaha – ia
pengusaha – pengusaha – mereka
seorang gadis – ia
saya dan dia – kami
saya dan kamu – kita

(2) Padanan
Ekonomi Indonesia segera bangkit. Hal ini ditandai dengan stabilnya nilai rupiah terhadap mata uang asing. Selain itu, hal ini juga dapat dirasakan adanya kenaikan pendapatan nasional sebesar 5 persen setahun sejak awal 2005 sampai dengan akhir 2006. Hal ini …
Bagaimana fakta yang dirasakan oleh masyarakat ? Masalah ini sudah diteliti oleh tim ahli yang independen dan hasilnya sudah dianalisis.

2.3. Ketuntasan

Ketuntasan ialah kesempurnaan. Hal ini dapat diwujudkan dengan :
1) Klasifikasi yaitu pengelompokan objek secara lengkap dan menyeluruh. Ketuntasan klasifikasi tidak memungkinkan adanya bagian yang tidak masuk kelompok klasifikasi. Klasifikasi ada dua jenis, yaitu sederhan dan kompleks. Klasifikasi sederhana membagi sesuatu ke dalam dua kelompok, misalnya : pria dan wanita, besar dan kecil, baik dan buruk. Sedangkan klasifikasi kompleks membagi sesuatu menjadi lebih dari dua kelompok, misalnya : besar – sedang – kecil, pengusaha besar – menengah – kecil, negara berkembang – negara terbelakang.
2) Ketuntasan bahasan yaitu kesempurnaan memnahas materi secara menyeluruh dan utuh. Hal ini harus dilakukan karena pembahasan yang tidak tuntas akan menghasilkan simpulan yang salah, tidak sahih, dan tidak valid.
Contoh :
( 8 – 1 ) Mahasiswa di kelas itu terdiri dari 15 orang perempuan dan 13 orang laki – laki. Prestasi perempuan mencapai IPK 4 sebanyak 3 orang, IPK 3 sebanyak 10 orang, dan IPK 2,7 sebanyak dua orang. Sedangkan prestasi laki – laki mencapai IPK 4 sebanyak 2 orang, IPK 3 sebanyak 10 orang. Mereka yang belum mencapai IPK 4 berupaya meningkatkannya dengan menulis skripsi sesempurna mungkin sehingga dapat mengangkat IPK lebih timggi. Sedangkan mereka yang sudah mencapai IPK 4 juga berupaya mendapatkan nilai skripsi A dengan harapan dapat mempertahankan IPK akhir tetap 4.
Klasifikasi objek pada contoh di atas menunjukkan ketuntasan. (1) Seluruh objek (mahasiswa) diklasifikasi. Tidak seorangpun dalam kelas itu yang tidak masuk ke dalam kelompok. (2) Klasifikasi pembahasan gagasan juga tuntas. Pengelompokan IPK yang dicapai oleh mahasiswa ( IPK 4, 3, dan 2,7 ) di kelas itu dibahas seluruhnya, tidak ada gagasan dan fakta yang tertinggal.

2.4. Konsistensi Sudut Pandang

Sudut pandang adalah cara penulis menempatkan diri dalam karangannya. Dalam cerita, pengarang sering menggunakan sudut pandang aku seolah – olah menceritakannya dirinya sendiri.

3. Pengembangan Paragraf

Paragraf dapat dikembangakan dengan cara pertentangan, perbandingan, analogi, contoh, sebab akibat, definisi, dan klasifikasi.

3.1. Cara Pertentangan

Pengembangan paragraf dengan cara pertentangan biasanya menggunakan ungkapan – ungkapan seperti berebeda dengan, bertentangan dengan, sedangkan dengan, lain halnya dengan, akan tetapi, dan bertolak belakang dari.
Contohnya :
HUKUM INDONESIA
“ Orde 1998 – 2006 “ atau orde politik Indonesia kini jauh berbeda dari “ orde 1967 – 1998 “. Ini menyebabkan kehidupan dan penegakkan hokum dalam kedua periode orde utu juga berbeda besar. Orde pemerintahan Soeharto memiliki kecenderungan kuat kea rah sentralisme, otoriter, dan represif. Kekuasaan poltik dengan efisien dan efektif mengendalikan kekuasaan public, baik legislatif, eksekutif, maupun yudikatif. Meski peraturan yang membolehkan campur tangan presiden ke dalam pengadilan dicabut dalam periode utu, tetapi pencabutan itu tidak dapat menahan kekuatan poltik Soeharto untuk mencampuri urusan pengadilan. Sejak 1998, orde poltik disebtu reformasi bertolak belakang dengan watak orde sebelumnya. Jika sebelumnya otoriter dan tertutup, orde 1998 mengkedepankan akuntabilitas public dan keterbukaan ( transparency ). Perubahan besra itu amat berpenngaruh terhadap penegakan hukm atau cara bangsa ini berhukum. Ibarat kotak yang tertutup rapat lalu dibuka, isinya berhamburan seranya mengibarkan panji – panji demokrasi rakyat, berani merangsek maju, mendobrak pintu kekuasaan yang sebelumnya angker, apakah itu pemerintah, kejaksaan, pengadilan, atau lainnya. Demokrasi dalam hokum melahirkan lembaga – lembaga independen, seperti Komisi Yudisial, Komisi Pemberantasan Korupsi, Mahkamah Konstitusi, dan banyak komisi lainnya. Kekuasaan yang semula terpusat mulai didelegasikan ke daerah legislasi otonomi daerah yang menimbulkan banyak masalah ( Kompas, 2007 : 29 ).

3.2. Cara Perbandingan

Pengembangan paragraf dengan cara perbandingan biasanya menggunakan ungkapan seperti serupa dengan, seperti halnya, demikian juga, sama dengan, sejalan dnegan, akan tetapi, sedangkan, dan sementara itu.
Berikut contohnya :
Seruan “Kiri!” seorang penumpang angkot untuk turun dari mobil yang ditumpanginya, misalnya di Bandung, mungkin tidak lazim di beberapa daerah lain seperti Manado, Gorontalo, dan Malaysia, yang membuat para penumpang serempak menengok ke kiri. Seperti halnya di bandung, di Jakarta juga menggunakan seruan “Kiri” untuk menghentikan angkot. Akan tetapi, di Manado kata yang diserukan yaitu “Muka”. Sementara itu, seruan “Minggir!” lazim digunakan di daerah Lampung untuk menandakan penumpang yang akan berhenti. Lain halnya dengan di Padang, meskipun penumpang yang turun lebih dari satu atau mungkin seluruh penumpang, kata seruan yang digunakan “Siko Cieh!” yang berarti “Di sini satu!” (Mulyana, 2000 : 259).



3.3. Cara Analogi

Analogi adalah bentuk pengungkapan suatu objek yang dijelaskan dengan objek lain yang memiliki kesamaan atau kemiripan. Biasanya, pengembangan analogi dilakukan dengan bantuan kiasan. Kata – kata yang digunakan yaitu ibaratnya, seperti, dan bagaikan.

Contoh pengembangan cara analogi :
Dalam persoalan Poso kita memang diingatkanbahwa penanganannya tidaklah mudah. Ibaratnya kita diminta untuk memegang telur. Kalau terlalu keras memegangnya, telur itu akan pecah, tetapi kalau terlalu longgar juga akan pecah karena akan terlepas dari tangan. Kita harus menanganinya secara tepat dan yang harus menjadi perhatian kita bersama janganlah masalah ini membuat kita sebagai bangsa menjadi pecah. Kasihanilah para pahlawan dan mereka yang berharap masa depan (Kompas, 2006 : 6).

3.4. Cara Contoh – contoh

Kata seperti, misalnya, contohnya, dan lain – lain adalah ungkapan – ungkapan dalam pengembangan dala mengembangkan paragraf dengan contoh.
Contohnya :
Selain tipe introvert, sifat manusia adalah oekstrover. Tipe ekstrover adalah orang – orang yang perhatiannya lebih diarahkan keluar dirinya, kepada orang lain, dan kepada masyarakat. Orang yang tergolong tipe ekstrover memiliki sifat – sifat tertentu, contohnya berhati terbuka, lancar dalam pergaulan, ramah tamah, penggembira, mudah memengaruhi, dan mudah dipengaruhi oleh orang lain (Purwanto, 1984 : 147).

3.5. Cara Sebab Akibat

Pengembangan paragraf dengan cara sebab akibat dilakukan jiak menerangkan suatu kejadian, baik dari segi penyebab maupun dari segi akibat. Ungkapan yang digunakan yaitu padahal, akibatnya, oleh krena itu dan karena.
Berikut contohnya :
Seharusnya Indonesia telah menerapkan Negara kesehjateraan sejak awal kemerdekaan. Program Jamsostek baru dimulai pada 1976 sehingga Indonesia tertinggal membentuk tabungan nasional. Padahal, Malaysia sudah memulainya sejak 1959. Akibatnya, saat krisis melanda Asia pada 1997 / 1998, Indonesia paling sulit untuk bangkit lagi. Oleh karena itu, Indonesia perlu melakukan reformasi penyelenggaraan program jaminan sosial.

3.6. Cara Definisi

Adalah, yaitu, ialah, merupakan adalah kata – kata yang digunakan dalam mengembangkan paragraf dengan cara definisi. Kata adalah biasanya digunakan jika sesuatu yang akan didefinisikan diawali dengan kata benda, yaitu digunakan jika sesuatu yang akan didefinisikan diawali dengan kata kerja atau sifat.
Jika akan menjelaskan sinonim suatu hal, kata ialah yang digunakan dan jika akan mendefinisikan pengertian rupa atau wujud, kata merupakan yang dipakai.
Contoh pengembangan paragraf dengan cara definisi :
Apakah psikologi itu ? R.S. Woodworth berpendapat, “Psikologi ialah ilmu jiwa.”, sedangkan menurut Crow dan Crow “Psikologi adalah kejiwaan manusia dalam berinteraksi dengan dunia sekitarnya.”. sementara itu, Santian mengemukakan bahwa psikologi merupakan perwujudan tingkah laku manusia.

3.7. Cara Klasifikasi

Cara klasifikasi adalah pengembangan paragraf melalui pengelompokan berdasarkan ciri – ciri tertentu. Kata – kata atau ungkapan yang lazim digunakan yaitu dibagi menjadi, digolongkan menjadi, terbagi menjadi, dan mengklasifikan.
Contohnya :
Penyelidikan tentang temperamen dan watak manusia telah dilakukan sejak dahulu kala. Hippo Crates dan Galenus mengemukakan bahwa manusia dapat dibagi menjadi empat golongan menurut keadaan zat – zat cair yang ada di dalam tubuhnya. Empat golongan tersebut yaitu sanguistis ( banyak darah ) yang sifatnya periang, gembira, optimistis, dan lekas berubah – ubah. Kemudian, kolerisi ( banyak empedu kuning ) adalah manusia yang memiliki sifat garang, hebat, lekas marah, dan agresif. Selanjutnya, flogmatis ( banyak lendirnya ) adalah manusia yang sifatnya tenang, tidak mudah berubah, dan lamban. Terakhir, melankolis ( banyak empedu hitam ) memiliki sifat muram, tidak gembira, dan pesimistis (Purwanto, 1984 : 150).

Referensi
http://books.google.co.id/books?id=BADrCn6lQ0oC&pg=PA180&dq=syarat+paragraf+yang+baik+oleh+widjono+HS#v=onepage&q&f=false
================================================================================

Tugas Anda Adalah sebagai berikut.
1. setelah anda membaca Materi di atas, anda harus memperkaya bacaan anda dengan membaca materi yang serupa yang ada dalam buku atau referensi yang diberikan oleh Dosen.
2. Tugasnya adalah:
a. Anda membuat paragraf, yang terdiri dari 10 kalimat, dengan kalimat topik pada awal paragraf. (Buat sebanyak 3 buah, dengan topik yang masing-masing berbeda)
b. Anda membuat paragraf, yang terdiri dari 10 kalimat, dengan kalimat topik pada akhir paragraf. (Buat sebanyak 3 buah, dengan topik yang masing-masing berbeda)
c. Anda membuat paragraf, yang terdiri dari 10 kalimat, dengan kalimat topik pada awal dan akhir paragraf. (Buat sebanyak 3 buah, dengan topik yang masing-masing berbeda)
d. Anda membuat paragraf, yang terdiri dari 10 kalimat, untuk menunjukkan keutuhan dengan model paragraf LINIER. (Buat sebanyak 3 buah, dengan topik yang masing-masing berbeda)
e. Anda membuat paragraf, yang terdiri dari 10 kalimat, untuk menunjukkan keutuhan dengan model paragraf NON-LINIER.(Buat sebanyak 3 buah, dengan topik yang masing-masing berbeda)

3. Kerjakan tugas Anda di kertas ukuran A4. beri nama lengkap, kelas, NIM, dan cantumkan alamat email.

4. Tuliskan "TUGAS TPKI 3" pada Pojok Kanan Atas kertas Tugas Anda.

5. Kumpulkan secara kolektif pada Kosma, maksimal hari Rabu, 29 September 2010 pukul 16.00, di STAI pada dosen yang bersangkutan.

6. Selamat Bekerja.

Rabu, 22 September 2010

Format Penilaian Makalah dan Tampilan Diskusi

Untuk Download Format Penilaian makalah, Klik di sini.
Untuk Download Format Penilaian Tampilan Diskusi, Klik di sini.

Sabtu, 04 September 2010

Tugas TPKI 2

Ini adalah tugas untuk Hari Sabtu Tanggal, 4 September 2010.
ini aturannya:
1. Baca baik-baik Tulisan di bawah ini.
2. Berikan komentar anda dengan menggunakan gaya tulisan Eksposisi.
3. Tulisan anda (tulisan tangan) harus Melebihi 500 kata dan tidak boleh kurang.
4. Dikerjakan di kertas A4. Ingat A4, bukan yang lain.
5. Beri indentitas nama, NIM, Kelas, Nama Tugas, Tanggal bulan tahun.
6. Dikumpulkan setelah kegiatan pembelajaran berakhir di hari yang sama.
7. Kosma bertugas mengumpulkan tugas ini.
8. Tugas dibawa oleh Kosma, dan kirimkan ke Rumah Dosen ybs,alamatnya di Jalan Amubawa Sasana Depan SMA 3, masuk ......nanti ada BMT. lokasinya di sebelah kanan BMT, rumah cat warna kuning.
9. Mahasiswa yang tidak mengumpulkan Tugas, dianggap tidak menghadiri perkuliahan dan akan diberikan tugas tambahan 2 kali lipat untuk mengganti tugas ini.
10. selamat mengerjakan.

ini tulisannya.

Inspiring People: Figur Inspiratif Indonesia yang Sukses Tanpa Titel
by Mulyawan S. Nugraha

Ada info dari email kawan. tentang kegelisahan menghadapi kenyataan hidup.mudah2an ini bisa menginspirasi kegundahan yang terjadi.

kawan....

Sebagian dari figur yang diuraikan di bawah ini (dari semua tokoh yang tak tersebut ) adalah orang - orang sukses di Indonesia yang tidak memiliki gelar sarjana. Mereka mengenyam pendidikan hanya sampai jenjang sekolah menengah. Riwayat pendidikan mereka serupa :

1. terkadang gagal meneruskan kuliah karena miskin /
2. memiliki jiwa pemberontak /
3. salah jurusan saat kuliah.

Keberhasilan yang mereka raih juga memiliki ciri - ciri serupa :

1. pantang menyerah kepada nasib /
2. menumbuhkan jiwa kreatif /
3. terus menerus berusaha menjadi manusia pembelajar

Mereka adalah street-boys, orang -orang yang belajar dari kehidupan nyata.

Bagaimana dengan anda? Jika anda lebih beruntung dengan memiliki gelar sarjana berderet - deret , sudahkah anda belajar dari kehidupan nyata? Sudahkah anda berprestasi seperti Ibu Tri Mumpuni? atau bahkan melebihi beliau?

inilah sebagian dari figur inspiratif itu :

1. Andy F.Noya

PimRed Metro TV ini belum lulus sarjana... Satu hal yang menarik, Andy sebenarnya adalah orang teknik. Sejak lulus SD Sang Timur di Malang, Jawa Timur, pria kelahiran Surabaya ini sekolah di Sekolah Teknik Jayapura lalu melanjutkan ke STM Jayapura. "Tetapi sejak kecil saya merasa jatuh cinta pada dunia tulis menulis. Kemampuan menggambar kartun dan karikatur semakin membuat saya memilih dunia tulis menulis sebagai jalan hidup saya," tutur Andy.

2. Adam Malik

Ternyata orang yg dikabarkan Agen CIA ini ternyata gak pernah ngenyam bangku sekolah.

3. M. H. Ainun Najib

Emha Ainun Nadjib hanya tiga bulan kuliah, Pendidikan formalnya hanya berakhir di Semester 1 Fakultas Ekonomi Universitas Gadjah Mada (UGM). Sebelumnya dia pernah 'diusir' dari Pondok Modern Gontor Ponorogo karena melakukan 'demo' melawan pemerintah pada pertengahan tahun ketiga studinya, kemudian pindah ke Yogya dan tamat SMA Muhammadiyah I. Selebihnya Beliau jadi pengembara ilmu di luar sekolah hingga dia bisa jadi manusia dengan bermacam sebutan (multifungsi).

4. Abdullah Gymnastiar

kiayi yang kmarin2 ini santer dengan kasus poligaminya,ternyata sukses menjadi kiayi dan wirausahawan (pengusah besar) tanpa ijazah. walaupun sudah lulus, tapi dikabarkan sampai saat ini blm mengambil ijazahnya.

5. Ajip Rosidi

dengan tak mau mengikuti ujian akhir SMA nya. Dia menolak ikut ujian karena waktu itu beredar kabar bocornya soal-soal ujian. Dia berkesimpulan bahwa banyak orang menggantungkan hidupnya kepada ijazah. "Saya tidak jadi ikut ujian, karena ingin membuktikan bisa hidup tanpa ijazah". Dan itu dibuktikan dengan terus menulis, membaca dan menabung buku sampai ribuan jumlahnya. Walhasil sampai pensiun sebagai guru besar tamu di Jepang, Dia yang tidak punya ijazah SMA , pada usia 29 tahun diangkat sebagai dosen luar biasa Fakultas Sastra Universitas Padjadjaran. Lalu jadi Direktur Penerbit Dunia Pustaka Jaya, Ketua Ikapi Pusat, Ketua DKJ dan akhirnya pada usia 43 tahun menjadi profesor tamu di Jepang sampai pensiun.

Berikut Sejarah Pendidikan Beliau :

Sekolah Rakyat 6 tahun di Jatiwangi (1950)

Sekolah Menengah Pertama Negeri VIII Jakarta (1953)

Taman Madya, Taman Siswa Jakarta (1956, tidak tamat)

6. Bob Sadino

Bob Sadino lahir dari sebuah keluarga yang hidup berkecukupan. Ia adalah anak bungsu dari lima bersaudara. Sewaktu orang tuanya meninggal, Bob yang ketika itu berumur 19 tahun mewarisi seluruh harta kekayaan keluarganya karena saudara kandungnya yang lain sudah dianggap hidup mapan. Bob kemudian menghabiskan sebagian hartanya untuk berkeliling dunia dan tidak melanjutkan kuliah. Dalam perjalanannya itu, ia singgah di Belanda dan menetap selama kurang lebih 9 tahun. Di sana, ia bekerja di Djakarta Lylod di kota Amsterdam dan juga di Hamburg, Jerman. Ketika tinggal di Belanda itu, Bob bertemu dengan pasangan hidupnya, Soelami Soejoed.

Pada tahun 1967, Bob dan keluarga kembali ke Indonesia. Ia membawa serta 2 Mercedes miliknya, buatan tahun 1960-an. Salah satunya ia jual untuk membeli sebidang tanah di Kemang, Jakarta Selatan sementara yang lain tetap ia simpan. Setelah beberapa lama tinggal dan hidup di Indonesia, Bob memutuskan untuk keluar dari pekerjaannya karena ia memiliki tekad untuk bekerja secara mandiri.

7. Andrie Wongso

Anak ke-2 dari 3 bersaudara ini terlahir dari sebuah keluarga miskin di kota Malang. Di usia 11 tahun (kelas 6 SD), terpaksa harus berhenti bersekolah karena sekolah mandarin tempat andrie kecil bersekolah ditutup. Maka SDTT, Sekolah Dasar Tidak Tamat, adalah gelar yang disandangnya saat ini. Masa kecil hingga remajanya pun kemudian dilalui dengan membantu orang tuanya membuat dan berkeliling berjualan kue ke toko-toko dan pasar.

8. Purdi E Chandra

Sosok Purdi E. Chandra kini dikenal sebagai pengusaha yang sukses. Lembaga Bimbingan Belajar (Bimbel) Primagama yang didirikannya bahkan masuk ke Museum Rekor Indonesia (MURI) lantaran memiliki 181 cabang di 96 kota besar di Indonesia dengan 100 ribu siswa tiap tahun.

Bukan suatu kebetulan jika pengusaha sukses identik dengan kenekatan mereka untuk berhenti sekolah atau kuliah. Seorang pengusaha sukses tidak ditentukan gelar sama sekali. Inilah yang dipercaya Purdi ketika baru membangun usahanya.

Kuliah di 4 jurusan yang berbeda, Psikologi, Elektro, Sastra Inggris dan Farmasi di Universitas Gajah Mada (UGM) dan IKIP Yogya membuktikan kecemerlangan otak Purdi. Hanya saja ia merasa tidak mendapatkan apa-apa dengan pola kuliah yang menurutnya membosankan. Ia yakin, gagal meraih gelar sarjana bukan berarti gagal meraih cita-cita. Purdi muda yang penuh cita -cita dan idealisme ini pun nekad meninggalkan bangku kuliah dan mulai serius untuk berbisnis.

Kini kabarnya Purdi E. Chandra sekarang sudah ada lebih dari 500 cabang Primagama di seluruh indonesia.

9. Hendy Setiono

Hendy Setiono (kebab Baba Rafi) mengawali usaha tahun 2003 di Surabaya. Modalnya hanya Rp 10 juta atau sebuah gerobak burger. Kini bisnisnya berkembang pesat dengan menu makanan utama kebab serta santapan ala koboi (burger serta hotdog). Jumlah cabangnya setiap tahun terus bertambah. Terakhir, terdapat 140 outlet tersebar di 25 kota, antara lain Batam, Bali, Bandung, Banjarmasin, Malang, Gresik, Jember, Kediri, Lampung, Padang, Malang, Makasar, Medan, Pasuruan, Pekan Baru, Karawang, Surabaya, Sukabumi, Semarang, Sidoarjo, Tasikmalaya, Jogjakarta, dan Jakarta

10. Buya Hamka

HAMKA (1908-1981), adalah akronim kepada nama sebenar Haji Abdul Malik bin Abdul Karim Amrullah. Ia adalah seorang ulama, aktivis politik dan penulis Indonesia yang amat terkenal di alam Nusantara.

Hamka mendapat pendidikan rendah di Sekolah Dasar Maninjau sehingga kelas dua. Ketika usia HAMKA mencapai 10 tahun, ayahnya telah mendirikan Sumatera Thawalib di Padang Panjang. Di situ Hamka mempelajari agama dan mendalami bahasa Arab. Hamka juga pernah mengikuti pengajaran agama di surau dan masjid yang diberikan ulama terkenal seperti Syeikh Ibrahim Musa, Syeikh Ahmad Rasyid, Sutan Mansur, R.M. Surjopranoto dan Ki Bagus Hadikusumo.

11.Basrizal Koto

Basko yang panjang akal dan visioner mengawali usahanya dengan berjualan pete. Meski tidak punya uang tetapi dengan modal kepercayaan, pete yang belum dibayar dibawanya ke restoran Padang dan dijual dengan selisih harga yang lebih tinggi. Perjalanan hidupnya penuh warna dan keinginan untuk terus mengubah nasib mengantarnya menjajal berbagai macam profesi mulai dari kernet, sopir, pemborong, tukang jahit hingga akhirnya menjadi diler mobil.

Kemahirannya berkomunikasi, membangun jaringan, menepati janji, dan menjaga kepercayaan akhirnya membawanya sukses menaklukan kemiskinan, membangun kerajaan bisnis, dan menciptakan lapangan kerja. Jumlah perusahaan yang dikelolanya kini mencapai 15 perusahaan

12. Dahlan Iskan

Direktur Utama PT Perusahaan Listrik Negara (Persero),pada Hari Senin 25 Januari 2010, bertemu dengan Komisi Energi Dewan Perwakilan Rakyat untuk mengikuti rapat dengar pendapat mengenai industri listrik di Indonesia.

Dahlan pun mengawali pertemuan itu dengan perkenalan. Mulai dari nama, jabatan, hingga pendidikan. "Mohon maaf, karena orang tua saya hanya petani, maka hanya sanggup menyekolahkan saya sampai SMU saja," kata Dahlan,

Ternyata, Dahlan hanya lulusan Sekolah Menengah. Kita susah sekali mencari latar belakang pendidikannya. Penelusuran di mesin pencari juga belum menemukan pendidikannya. Bahkan dari situs pribadinya, dahlaniskan.info dan dahlaniskan.net juga tidak mencantumkan pendidikan Dahlan.

Di situ hanya ditulis, Dahlan Iskan adalah raja media yang memiliki jaringan media se antero Indonesia. Usahanya itu di bawah naungan Jawa Pos Group. Bahkan belakangan, dia merambah ke bisnis percetakan, pembangkit listrik, dan batu bara.

13. Yoris Sebastian

Anak muda yang tak pernah kuliah formal ini, justru menjadi ikon ekonomi kreatif di Indonesia. Mengetahui sosok Yoris Sebastian bagi saya memang baru-baru saja. Salah satu anak muda Indonesia yang kreatif dan berprestasi. Pantaslah kalau Yoris Sebastian bisa dijadikan inspirasi dan motivasi, mengingat pendidikannya yang hanya tamatan SMA, tapi ide-idenya yang cemerlang, bagi saya itu adalah inovasi. Menjadi General Manager di Hard Rock Café Asia Pacific pada umur 26 th, pemrakarsa acara 'I Like Monday' di HardRock Café Jakarta, salah satu acara yang diingat banyak orang. Dan bejibun prestasi lain yang mengekornya. Saat ini Yoris Sebastian memiliki 'Oh My Goodness (OMG) Creative Consulting', perusahaan yang menciptakan ide-ide unik dan kreatif untuk marketing perusahaan atau produk. Lebih jauh tentang Yoris silakan ----> Klik di sini : http://yorissebastian.com/

Kawan2 ku yang baik...

Semua figur di atas membuktikan bahwa pendidikan formal, bukanlah satu2nya jalan hidup dan pilihan untuk kesuksesan di masa depan. Pendidikan adalah invenstasi kemanusiaan yang dapat didapat dimanapun manusia berada. tidak dibatasi oleh ruangan kelas, 4 didinding dan suasana yang menjemukkan. bagi kawan2 yang kini tengah menempuh pendidikan formal, atau bahkan telah mendapatkan titel atau gelar dalam pendidikan formal, idealnya harus lebih baik eksistensinya dari figur2 di atas.

Tuhan telah memberikan jalan alternatifnya buat kita

Kini, pilihannya ada pada Anda....

To be or not to be...

Best Regards.

MSN.

Referensi :

http://bisnis.vivanews.com/news/read/124141-benarkah_dahlan_iskan_hanya_lulusan_sma

http://dunia90.blogspot.com/2010/06/10-orang-indonesia-yang-sukses-tanpa.html

http://yorissebastian.com/

http://www.facebook.com/CreativeJunkies?v=wall

http://bit.ly/trymumpuni

Jumat, 03 September 2010

link Software untuk convert word,excell to pdf

http://convert.neevia.com/pdfconvert/

Sabtu, 28 Agustus 2010

Tugas TPKI 1

Aturan Tugas:
1. Download tugasnya dengan mengklik, DOWNLOAD DI SINI.
2. Baca Tugasnya dan kerjakan dengan menuliskannya di bawah kolom Komentar di bawah ini.
3. Dikerjakan sebelum hari Rabu, 1 September 2010 paling lambat pukul 17.00 WIB
4. Selamat Mengerjakan.

Selasa, 27 Juli 2010

Materi Kelas X (sepuluh) Semester 1

1. Memahami prinsip dan metode peningkatan aqidah
1.1 Menjelaskan prinsip-prinsip aqidah
1.2 Menjelaskan metode-metode peningkatan aqidah
1.3 Menerapkan prisip-prinsip aqidah dalam kehidupan
1.4 Menerapkan metode-metode peningkatan aqidah dalam kehidupan

2. Memahami Tauhid
2.1 Menjelaskan pengertian Tauhid dan istilah-istilah lainya
2.2 Menjelaskan macam-macam tauhid (uluhiyah, rububiyah, mulkiyah, rahmaniayah dan lain-lain)
2.3 Menunjukkan prilaku orang yang bertauhid
2.4 Menerapkan prilaku tauhid dalam kehidupan sehari-hari

3. Memahami syirik dalam Islam
3.1 Menjelaskan pengertian syirik
3.2 Mengidentifikasi macam-macam syirik
3.3 Menunjukkan prilaku orang yang berbuat syirik
3.4 Menjelaskan akibat berbuat syirik
3.5 Membiasakan diri menghindari hal-hal yang mengarah kepada perbuatan syirik dalam kehidupan sehari-hari

4. Memahami masalah akhlak
4.1 Menjelaskan Pengertian Akhlak
4.2 Menjelaskan induk-induk akhlak terpuji dan induk-induk akhlak tercela
4.3 Menjelaskan macam-macam metode peningkatan kualitas akhlak
4.4 Menerapkan metode-metode peningkatan kualitas akhlak dalam kehidupan


Siapkan oleh kalian materi atau bahan-bahannya. baca, pelajari dan pahami sebelum mengikuti pembelajaran di kelas...
selamat belajar. jangan Malas ...!!

Materi Kelas XI Semester 1

8. Memahami ilmu kalam
8.1 Menjelaskan pengertian dan fungsi ilmu kalam
8.2 Menjelaskan hubungan ilmu kalam dengan ilmu lainnya.
8.3 Menerapkan ilmu kalam dalam mempertahankan akidah.

9. Memahami aliran-aliran ilmu kalam dan tokoh-tokohnya
9.1 Menjelaskan aliran-aliran ilmu kalam, tokoh-tokoh dan pandangan-pandangannya (Khawarij, Murji`ah, Syi`ah, Jabariyah, Qadariyah, Asy’ariyah, Al-Maturidiyah, Mu`tazilah, dan lain-lain seperti teologi transformatif dan teologi pembebasan).
9.2 Menganalisis perbedaan antara aliran ilmu kalam yang satu dengan lainnya.
9.3 Menunjukkan contoh-contoh perilaku orang yang beraliran tertentu dalam ilmu kalam.
9.4 Menghargai terhadap aliran-aliran yang berbeda dalam kehidupan bermasyarakat

10. Membiasakan perilaku terpuji.
10.1 Menjelaskan pengertian dan pentingnya akhlak berpakaian, berhias, perjalanan, bertamu dan menerima tamu
10.2 Mengidentifikasi bentuk akhlak berpakaian, berhias, perjalanan, bertamu dan menerima tamu
10.3 Menunjukkan nilai-nilai positif dari akhlak berpakaian, berhias, perjalanan, bertamu dan menerima tamu dalam fenomena kehidupan.
10.4 Membiasakan akhlak berpakaian, berhias, perjalanan, bertamu dan menerima tamu.

11. Menghindari perilaku tercela
11.1 Menjelaskan pengertian dosa besar (mabuk-mabukan, berjudi, zina, mencuri, mengkonsumsi narkoba)
11.2 Mengidentifikasi bentuk dan contoh-contoh dosa besar (mabuk-mabukan, berjudi, zina, mencuri, mengkonsumsi narkoba)
11.3 Menunjukkan nilai-nilai negatif akibat perbuatan dosa besar (mabuk-mabukan, berjudi, zina, mencuri, mengkonsumsi narkoba)
11.4 Membiasakan diri untuk menghindari perilaku dosa besar (mabuk-mabukan, berjudi, zina, mencuri, mengkonsumsi narkoba).


Siapkan oleh kalian semua materi tersebut, untuk terlebih dahulu dibaca dan dipelajari aga saat pembelajaran di kelan menjadi lebih efektif dan efisien.

Selamat Belajar. Jangan malas.........!!!

Sabtu, 17 Juli 2010

Kisi-Kisi UPM

Mata Kuliah: Fiqh Ushul Fiqh
1. Perhitungan Mawarits tentang Aul
2. Perhitungan Mawarits tentang Raad
3. Tentang Perkawinan
4. Tentang Hukum Islam

Mata Kuliah: Perencanaan Sistem Pengajaran PAI
1. Pengertian, fungsi, tujuan dan fungsi Perencanaan
2. Pendekatan Sistem dalam Perencanaan
3. Bahan Materi PAI
4. Metode memilih materi PAI
5. Silabus PAI
6. Evaluasi dalam PAI

Mata Kuliah : Ulumul Qur'an/Hadits
1. Upaya melestarikan al-Qur'an
2. Kisah dalam Al Qur'an
3. Kedinamisan Al Qur'an
4. Status Hadits: Mutawatir dan Ahad
5. Jenis Hadits Ahad
6. Cara Penyampaian Hadits

Mata Kuliah: Pengembangan Kurikulum
1. Implikasi Penghargaan dalam pembelajaran
2. landasan filosofis dalam Pengembangan Kurikulum
3. Pengertian, fungsi dan prinsip Pengembangan Kurikulum
4. Contoh Penugasan Terstruktur
5. 3 Konsep Kurikulum

Mata Kuliah: IPI

Selasa, 15 Juni 2010

Daftar Nilai Ulangan Blok dan UAS Genap 2009/2010 Kelas XI (IPA dan IPS)

Klik 2x pada gambar untuk memperbesar ukuran !!




Daftar Nilai Ulangan Blok dan UAS Genap 2009/2010 Kelas X







Remedial Aqidah Akhlak TP. 2009/2010

Untuk Siswa kelas X dan XI (IPA dan IPS) MAN Cibadak Kab. Sukabumi, Remedial aqidah akhlak dengan ketentuan sebagai berikut:
1. Nilai yang di remidial adalah Nilai Ulangan Blok dan UAS.
2. tiap nilai yang kurang harus di remidial.
3. Tugas Remidial tiap nilai adalah dikonversi dengan memberikan 1 buah buku tentang Keislaman atau keagamaan, akhlak, budi pekerti,dll (relevan dengan materi aqodah akhlak)
4. buku tersebut harus sudah disampaikan ke Wali Kelas paling lambat pada hari Sabtu, 19 Juni 2010.
5. berilah keterangan berupa nama, nim, no hape dan keterangan "REMEDIAL UALANGAN BLOK AQIDAH AKHLAK" atau "REMEDIAL UALANGAN AKHIR SEMESNTER AQIDAH AKHLAK" di sampul muka buku tersebut.
6. jadi bila yang di remedial hanya salah satunya saja, maka bukunya hanya 1. Jika nilai ulangan blok dan UASnya kurang dari SKBM, maka bukunya 2 buah.
7. Buku yang disampaikan, jangan dari jenis kertas buram. tapi harus kertas yang berwarna putih...

Demikian dan terima kasih...
Selamat berjuang !! Merdeka....

Soal UAS Pengantar Metodologi Penelitian TA. 2009/2010

Petunjuk:
1. Ujian bersifat Take Home. Tapi tidak kerjasama dengan teman
2. Jawaban ditulis tangan di kertas A4. Diketik rapi MS Word. 4-3-3-3. 1,5 spasi.
3. Jawaban akan dianulir bila ternyata kurang lebih sama persis dengan jawaban teman.
4. jawaban diprint, soft copynya kirim ke email:tugasmahasiswa.stais@gmail.com. paling lambat senin, 21 Juni 2010 pukull 24.00.
5. print out dikumpulkan saat jadwal UAS bersama Kartu hadir.
6. Tidak dikirim dan dikumpulkan pada waktunya, dianggap tidak ikut UAS
7. Aturan penulisan, lihat di www.staisukabumi.blogspot.com.


Soal:
1. Seorang mahasiswa akhir STAI Sukabumi akan mengadakan penelitian untuk kepentingan skripsi. Mahasiswa tersebut mengamati di sebuah madrasah aliyah swasta. Fenomena yang terjadi bahwa dengan kebijakan pemerintah yang mempublikasikan SMK sebagai pilihan studi setelah dari SMP/MTs dan di Kab. Sukabumi hampir di setiap Kecamatan didirikan sebuah SMK baru, diasumsikan akan mematikan kelanjutan MA Swasta. Minat orang tua yang cenderung pragmatis akan mengantarkan pilihan sekolah bagi anaknya adalah ke sekolah yang setelah selesai bisa langsung kerja. Mahasiswa tersebut ingin mengetahui bahwa ada hubungan antara dibuka banyak SMK akan menurunkan minat orang tua untuk menyekolahkan anaknya ke Madrasah Aliyah.

Tugas anda adalah membuat Latar belakang masalah, rumusan masalah, tujuan dan kegunaan dari penelitian yang di atas. (lokasi madrasah bebas)


2. Berdasarkan jawaban no 1, tuliskan variabel penelitiannya (teoritis dan operasional).
3. Variabel itu harus operasional. Karena variabel berkaitan dengan skala yang digunakan. Skala apa yang anda akan gunakan untu no 1 dan apa alasannya?
4. Tuliskan anggapan dasar dari soal nomor 1 !
5. Penelitian selalu dikendalikan oleh hipotesis-hipotesis sebagai jawaban sementara atas pertanyaan penelitian. Tuliskan hipotesis dari pertanyaan nomor 1 ! jelaskan Alasannya dengan tepat !
6. Siapa saja yang menjadi Sumber Data dalam penelitian no 1! Jelaskan alasannya dengan tepat !
7. Bagaimana menentukan instrumen dalam penelitian no 1!Buatkan kisi-kisi instrumennya!
8. Metode apa yang digunakan dalam mengumpulkan data dalam penelitian nomor 1 ! jelaskan alasannya dengan tepat !



Acuan membuat latar belakang masalah.
1. Latar belakang masalah bertolak dari adanya minat dan perhatian peneliti, dalam hal ini mahasiswa, terhadap sesuatu yang disinyalir mengandung masalah
2. Latar belakang masalah dirumuskan dalam bentuk pernyataan-pernyataan yang saling berhubungan, yang di dalamnya mengan¬dung kontradiksi atau keunikan/kesenjangan
3. Pengungkapan pernyataan latar belakang masalah itu dilakukan secara deduktif, berawal dari yang bersifat umum dan berakhir pada yang bersifat khusus.
4. Data diperoleh dari hasil studi penjajagan, baik dari bahan bacaan maupun dari lapangan.
5. Tiap paragrap mencerminkan keruntutan / sistematis
6. Ada teori yang menjadi landasan awal munculnya masalah
7. Ada fakta yang diangkat sebagai pokok masalah kesenjangan
8. Terdapat penjelasan mengapa masalah yang diteliti itu muncul dan penting untuk diteliti
9. Ada penjelasan yang membuat peneliti merasa gelisah dan resah sekiranya masalah tersebut tidak diteliti
10. Diungkapkan adanya gejala-gejala/fenomena kesenjangan yang terdapat di lapangan sebagai dasar pemikiran untuk memunculkan permasalahan
11. Disajikan mengenai keadaan atau fakta actual yang menarik perhatian penulis untuk diteliti sehingga dari uraian fakta-fakta aktual yang terjadi bisa dilihat permasalahannya secara jelas
12. Ada analisis masalah, sehingga permasalahan menjadi jelas.

Sabtu, 17 April 2010

Soal UTS IPI Smt IV A dan B Semester Genap TA. 2009/2010

SOAL UJIAN TENGAH SEMESTER GENAP
ILMU PENDIDIKAN ISLAM
(Take Home)
Semester IV PAI

Mulyawan S.Nugraha, M.Ag. M.Pd
tugasmahasiswa.stais@gmail.com


Petunjuk:
1. Jawaban harus analitis dan menunjukkan kesesuaian dengan pertanyaan.
2. Jawaban ditulis di kertas A4, paragraph 1 spasi, dikumpulkan paling lambat 24 April 2010 (saat kuliah).
3. Pada akhir jawaban setiap nomor, tuliskan daftar buku yang dikutip (penulisan seperti daftar pustaka).
4. Gunakan teknik pengutipan Running Text.
5. Jawaban akan dianulir bila ternyata kurang lebih sama persis dengan jawaban teman Anda.
6. Pengumpulan Hasil Jawaban via email pribadi, paling lambat 24 April 2010 jam 24.00 WIB.
7. Bila melewati batas waktu di atas, dianggap tidak mengikuti UTS.

Soal:
1. Sebagai suatu sistem (terdiri dari input, proses, output, impact, Output, benefit dan feedback), pendidikan Islam tidak dapat dilepaskan dari berbagai macam komponen yang saling berkaitan. Tugas anda menjelaskan secara lengkap dan jelas komponen-komponen yang dimaksud dengan meyertakan bagan (gambar)-nya dengan tidak lupa mencantumkan Teks Qur’an atau hadits yang relevan.

2. Undang-Undang Guru dan Dosen Nomor 14 Tahun 2005 menyebutkan bahwa jabatan guru adalah jabatan profesional yang kompeten di bidangnya. Pertanyaan :
a. Tuliskan empat kompetensi guru dan beri ulasan hingga pemahamannya menjadi terang benderang.
b. Bagaimana syarat dan ketentuan guru menurut IPI? Uraikan disertai Teks Qur’an atau hadits yang relevan

3. Pembinaan akhlak manusia merupakan tanggung jawab antara keluarga, sekolah dan masyarakat. Coba Saudara berikan contoh dalam kehidupan bahwa ketiga lembaga tersebut dapat sinergik !

4. Di antara kajian IPI adalah mengkaji posisi manusia dalam pendidikan. Manusia adalah sosok yang unik. Yang menjadi objek dan juga sekaligus subjek pendidikan dalam Islam Islam adalah manusia itu sendiri. Tugas anda menjelaskan hakikat manusia, tujuan pendidikan dalam Islam kaitannya dengan penciptaan manusia dan upaya agar manusia dapat sesuai dengan tujuan penciptaannya.

5. Jelaskan kerterkaitan antara globalisasi, kurikulum pendidikan Islam, dan manusia yang bertaqwa. Uraian anda harus menjelaskan tentang pengertian, tantangan, dampak, kerugian, keuntungan, dan upaya yang harus dilakukan dalam menghadapinya.

Catatan
Bobot nilai:
No. 1 = 20
No. 2 = 15
No. 3 = 15
No. 4 = 20
No. 5 = 30

Sabtu, 03 April 2010

Alamat Email untuk Tugas

Email untuk Tugas Mahasiswa STAI Sukabumi : tugasmahasiswa.stais@gmail.com

Email untuk Tugas Siswa MAN Cibadak: tugassiswa.man@gmail.com

Minggu, 14 Maret 2010

Tugas untuk Kelas Karyawan Smt 6 ahad, 14 Maret 2010

Pengantar Metodologi penelitian..
1. Apa sebab penelitian harus dimulai dengan memilih masalah?
Dapatkah orang lain memilihkan masalah untuk kita?
2. Studi pendahuluan sebaiknya dilakukan sebelum kita memilih masalah, agar pekerjaan meneliti lebih mudah dilaksanakan.
Bagaimana pendapat Saudara?
3. Menurut pendapat Saudara, apakah penentuan sumber data memang
harus dilakukan bersama penentuan variabel?
Bagaimana jika dilakukan sesudahnya?
4. Tepatkah jika instrumen pengumpulan data dibuat bersamaan waktu
dengan memilih masalah? Jelaskan jawaban Saudara!

IPI
1. Jelaskan Tugas dan Fungsi Pendidikan Islam !!
2. apakah yang dimaksud FITHRAH dalam hadits Kullu Mauluudin Yuuladu alal Fithrah!! jelaskan
3. mengapa dalam proses pendidikan, penanaman atau internalisasi nilai itu merupakan sesuatu yang penting dilakukan ? jelaskan !!
4. bagaimana solusi mengenai tawuran dan naroba dalam tinjauan IPI..! jelaskan !!

untuk 2 tugas tersebut
Jawaban ditulis di kertas Folio bergaris.
jawaban analitis, bernas, berargumen dan sistematis..
kumpulkann hari ini juga, ahad 14 maret 2010.

Minggu, 28 Februari 2010

Kelas X Soal Latihan dan Uji Kompetensi Smt 2

Buat anak Kelas X, perhatikan file buat latihan di bawah ini
1. latihan BAB I semester 2, tentang Asmaul Husna.
Tugasnya, download tulisan ini dan kerjakan. nanti di kelas kita bahas.
Download di sini.
2. Latihan Bab II Semester 2 tentang Husnudzan dan Taubat. Download di sini.
3. Latihan Bab III Semester 3 tentang Riya, aniaya,dan Diskriminasi. Download di sini.
4. Latihan Uji Kompetensi Semester 2. Download di sini.

Sabtu, 20 Februari 2010

IPI_Guideline Semester IV kelas A dan B

ini Guideline untuk Mahasiswa STAI yang mengambil Akta IV, Semester IV kelas A dan B Reguler dan Kelas Semester VI Karyawan.
Download di sini.

Rabu, 17 Februari 2010

Kelas X I.. Soal Latihan dan Uji Kompetensi Semester 2

Buat anak Kelas XI Semester 2, perhatikan file buat latihan di bawah ini
1. Latihan BAB I semester 2, tentang . Download di sini.
2. Latihan Bab II Semester 2 tentang Adil, Ridla, Persatuan dan Kerukunan. Download di sini.
3. Latihan Bab III Semester 2 tentang Pergaulan Remaja dalam Islam.Download di sini.
4. Latihan Bab IV Semester 2, tentang Menghindari Perbuatan Israf, Tabzir, dan Fitnah. Download di sini.
5. Latihan Uji Kompetensi Semester 2. Download di sini.

Jumat, 12 Februari 2010

Kisi-kisi UAS Genap Kelas X dan XI

Kisi-kisi untuk UAS Genap kelas X, download di sini.
Kisi-kisi untuk UAS Genap kelas XI, download di sini

Selasa, 09 Februari 2010

Fenomena Aliran Sesat di Indonesia

Fenomena rasul atau nabi baru itu sebenarnya bukanlah barang baru. Alkisah, sejak zaman Muhammad telah ada yang mengaku nabi baru. Musailamah al-Kadzab adalah yang pertama terang-terangan mendeklarasikan sebagai nabi baru. Ia berkuasa di daerah Yamamah, kini salah satu distrik di Arab Saudi. Ia menikahi seorang wanita yang juga mengaku nabi.

Musailamah dikenal berani. Ia mengirim surat kepada Muhammad berisi ajakan untuk membagi kekuasaan bumi menjadi dua. Satu untuk Muhammad dan satunya untuk nabi baru: dia. Muhammad tak mengirim pasukan untuk menyerang Musailamah. Ia memilih mengungkapkan kedustaan Musailamah. Baru pada zaman khalifah Abu Bakar
pasukan dikirim untuk memerangi Musailamah.

Nabi yang lain muncul di Pakistan. Mirza Ghulam Ahmad mendirikan Ahmadiyah pada 1889 dan mengaku sebagai nabi. Ahmadiyah masuk ke Indonesia sejak 1924. Pada masa awal perkembangan Islam di Jawa, muncul ajaran Manunggaling Kawula Gusti, yang diperkenalkan Syekh Siti Jenar pada abad ke-13. Di sini Syekh Siti Jenar tak bicara tentang kenabian, tapi lebih tinggi lagi, yaitu tentang konsep wahdatul wujud, menyatunya Tuhan ke dalam diri.

Nabi made in Indonesia asli baru ramai dibicarakan pada awal Orde Baru. Ali Taetang Laikabu adalah ”nabi Makassar” yang mengawali masa ini. Namun ajaran Ali bersifat lokal dan sekarang sudah tak terdengar. Pada 1986, rasul lain muncul. Kali ini gemanya lebih luas, lantaran dilontarkan oleh Teguh Esha, penulis novel pop Ali Topan Anak Jalanan.

Teguh antara lain mendustakan Hadis, mengubah jumlah rakaat salat dari 17 menjadi 19, dan cukup membaca syahadat dengan ”Tidak ada sesembahan selain Allah”. Salat model Teguh memakai bahasa Indonesia dan jurus-jurus silat dengan tangan, kaki, dan terkadang pantat, bergoyang-goyang (Tempo, 6 Desember 1986).

Teguh kini terbaring lemah di Rumah Sakit Fatmawati karena diabetes. Ia tak mengira puluhan seniman, yang notabene bukan pengikut kerasulannya, justru yang datang menjenguknya dan memindahkan kamarnya dari kelas III ke kelas II. Ia sempat menjadi pasien layanan cuma-cuma Dompet Dhuafa. ”Saya selama ini soliter dan tak menduga kedatangan mereka,” ucapnya. Teguh kini enggan mengingat masa
lalu kenabiannya yang suram itu.

Setelah ”Ali Topan Rasul Jalanan”, sejumlah ajaran datang dan pergi.
Belakangan, peminat ajaran baru itu justru datang dari anak muda. Puluhan anak muda yang berumur kurang dari 20 tahun di Bandung, misalnya, menjadi pengikut Al-Quran Suci. Sembilan orang di antaranya kini raib dan polisi kelimpungan mencari. Dua mahasiswi yang hilang sempat mengirim surat kepada orang tua dan menyatakan diri baik-baik saja.

Tim Investigasi Aliran Sesat (TIAS) bentukan Forum Ulama Umat Indonesia menemukan catatan ajaran Al-Quran Suci. Di antaranya catatan mengenai doktrin ruhuiyah (aturan), mulqiyah(wilayah/tempat) , uluhiyah (umat atau manusia). Struktur kehidupan digambarkan dengan analogi sebatang pohon yang terdiri dari
akar, batang, dan buahnya. Menurut Koordinator TIAS Hedi Muhammad, struktur doktrin aliran yang diduga beroperasi di Bandung, Jakarta, dan Yogyakarta ini mirip dengan KW IX, salah satu sempalan Negara Islam Indonesia (NII). Mereka menerapkan proses rekrutmen tertutup.

Proses rekrutmen tertutup dan misteri NII itu telah mencemaskan Ahmad Buchori Saleh. Pengusaha Jakarta Selatan ini kini lebih memilih mengurung anaknya, Fafa, untuk melepaskannya dari jeratan NII. Mahasiswa tahun pertama Universitas Bina Nusantara, Jakarta, itu ketahuan mengikuti NII setelah minggat dari rumah karena
menjual sepeda. Bukan hanya sepeda, uang tabungan Rp 20 juta juga ikut lenyap karena disetorkan ke NII.

Mantan Rektor Universitas Islam Negeri Jakarta Azyumardi Azra menyatakan, lakunya ajaran sesat di kalangan anak muda itu lantaran masyarakat kini mengalami kondisi yang serba tidak menentu. Anak-anak muda tersebut berusaha mencari seorang pemimpin yang dapat dipercaya dan dapat menerima krisis identitas mereka. ”Dalam sosiologi keagamaan ada yang disebut harapan eskatologis. Dalam harapan ini anak muda percaya bahwa pemimpin mereka adalah juru penyelamat, Imam Mahdi, atau apa pun yang akan menyelamatkan mereka,”
ujarnya.

Harapan itu terbit karena pemahaman agama mereka belum mempunyai dasar yang kuat. Akibatnya, kata Azyumardi, mereka mengalami misleading dalam pencarian. Faktor berikutnya yang turut berperan: adanya kecenderungan pembiaran umat oleh para pemuka agama sehingga dimanfaatkan penyebar aliran baru. Di sinilah kepiawaian menjual ajaran itu muncul. Mereka dengan intens mendatangi dan
menawarkan bimbingan.

Simak pengakuan Budi Tamtomo, pemimpin Al-Qiyadah Yogyakarta. Ia semula jauh dari agama dan menjalani mo limo—lima M (madon atau bermain perempuan, minum, main, madat, maling). Al-Qiyadah terus mendekatinya. Alhasil, dalam tiga bulan, ia pun takluk dan berhasil meninggalkan kebiasaan lamanya. Ia bahkan kini benar-benar jauh dari perempuan, bahkan rela berpisah dari istri yang tak mau mengikuti ajaran yang ia anut.

Aliran ini juga menggelar ritual mohon pengampunan. Kepada setiap pengikut ditawarkan bisa langsung berhadapan dengan rasul untuk pengakuan dosa. Bertemu rasul dan ada kepastian dosa diampuni ini telah membuat hati umatnya benar-benar plong.

Dengan sejumlah nilai jual itu—boleh tidak salat, puasa, zakat, haji, dan diampuni langsung oleh rasul—Al-Qiyadah meraup ribuan pendukung. Apakah dengan demikian mereka layak dihakimi? Jika dikaitkan dengan hukum di Indonesia tentang penodaan terhadap suatu agama, maka aliran ini akan terkena hukuman. Namun Rektor Universitas Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, Komaruddin Hidayat, mengkritik MUI yang terlalu peka terhadap urusan akidah. Padahal, jelas keyakinan adalah masalah privat yang kebenarannya diyakini oleh pribadi yang bersangkutan. ”Sedangkan kalau ada sabotase rel kereta api, mereka diam saja,” tulisnya melalui pesan pendek.

Komaruddin pun menawarkan cara gampang menghadapi pelbagai aliran yang aneh-aneh itu. ”Diketawain saja, entar kan bubar sendiri,” ucapnya. Seseorang di Markas Polda Metro juga punya cara jitu mengetahui apakah Mushaddeq itu seorang rasul. ”Gampang, konfirmasikan saja kepada Lia Aminudin yang mengaku sebagai Jibril, apakah ia telah menurunkan wahyu kepada Mushaddeq,” ujarnya seraya tertawa.